Menyoroti Persoalan Status Kawasan Budidaya Kehutanan, ketidak Jelasan Status Kawasan Kerap Menghambat Pembangunan

Anggota DPRD Berau, Agus Uriansyah, menegaskan

- Publisher

Rabu, 22 April 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, BERAU. Anggota DPRD Berau, Agus Uriansyah, menegaskan pentingnya menghadirkan Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai langkah strategis.

“Regulasi tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan ketahanan pangan.

BACA JUGA :  Perkuat Kompetensi Humas, Bapelkum Bitung Luluskan 40 Peserta Pelatihan Penulisan

Ketika masyarakat memahami regulasi, maka program pemerintah akan lebih mudah didukung,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus menilai, data yang akurat menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang tepat guna mencapai swasembada pangan. Kita harus memastikan status lahan ini clean and clear terlebih dahulu,” tegasnya.

BACA JUGA :  Warga Desa Lubuk Birah Bongkar Dugaan PETI Ilegal, Nama Kades dan Ketua TPK Disorot

‎Selain itu, ia menyoroti persoalan status Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK) yang dinilai masih menjadi kendala dalam pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.

BACA JUGA :  Bupati Yudas Tebai Tekankan Realisasi Anggaran Distrik

‎Menurutnya, ketidak jelasan status kawasan kerap menghambat pembangunan infrastruktur dasar sekaligus menimbulkan ketidakpastian hukum bagi masyarakat.

‎“Masih banyak masyarakat yang belum memahami status kawasan. Jika dibiarkan, ini bisa merugikan warga maupun daerah,” pungkasnya.

Penulis : Rudi Salam

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Sorotan untuk Kopdes
Bengkel di Jalan Mallengkeri Raya Dikeluhkan Warga karena Diduga Jadi Penyebab Kemacetan Harian
Polisi Hadir Sejak Pagi, Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Kawal Aktivitas Warga dan Kelancaran Lalu Lintas
Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.
Polres Gowa Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Pelayanan Publik
Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.
Bupati Majene Resmikan Gerakan Indonesia Asri
Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:51 WIB

Sorotan untuk Kopdes

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:03 WIB

Bengkel di Jalan Mallengkeri Raya Dikeluhkan Warga karena Diduga Jadi Penyebab Kemacetan Harian

Senin, 8 Juni 2026 - 21:02 WIB

Polisi Hadir Sejak Pagi, Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Kawal Aktivitas Warga dan Kelancaran Lalu Lintas

Senin, 8 Juni 2026 - 15:27 WIB

Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polres Gowa Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Berita Utama

Sorotan untuk Kopdes

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:51 WIB