SUARA UTAMA, Probolinggo – Aparatur desa kabupaten Probolinggo Jawa Timur kembali menagih janji bank Jatim cabang Kraksaan terkait pembukaan blokir penghasilan tetap (Siltap) dari 4 kali angsuran menjadi 2 kali angsuran. Sekira, awal tahun 2025 bank Jatim Kraksaan telah membuka blokir Siltap dari 6 kali angsuran menjadi 4 kali angsuran. 06/11/2026.
Di kutip dari beberapa media massa yang di tayangkan pada tanggal 25 Januari 2025. pimpinan bank Jatim cabang Kraksaan yang sebelumnya “Siska Dian Permatasari” menegaskan bahwa pihak nya brani membuka pemblokiran siltap dari 4 kali angsuran menjadi 2 kali angsuran dengan catatan administrasi sudah membaik dan pembayaran siltap rutin setiap bulan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Olehkarenanya, aparatur desa yang meminta agar identitas nya tidak di publikasikan, meminta dan mendesak agar janji pimpinan Bank Jatim yang lama segera di penuhi. Menurutnya janji tersebut sudah hampir 2 tahun tidak di realisasikan walaupun Siltap telah berjalan sebagaimana mestinya.
“Janji pimpinan Bank Jatim cabang Kraksaan ini sudah hampir 2 tahun tidak di terealisasikan. Walaupun pimpinan telah berganti tapi tanggung jawab tetap pada bank Jatim karena itu bukan individu. Jejak digital nya janji tersebut masih ada di beberapa media massa. Saat ini kami mendesak pimpinan yang baru agar segera memenuhi dan merealisasikan nya. “Tegas nya.
Melalui bagian umum bank Jatim Cabang Kraksaan “Adit” pada tanggal 26 Oktober 2026, media meminta di fasilitasi untuk bertemu pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan yang baru, pengganti “Siska Dian Permatasari”. Guna untuk mengklarifikasi secara langsung terkait tindak lanjut Janji pimpinan Bank Jatim yang lama (Siska Dian Permatasari) sekira awal tahun 2025.
Janji tersebut berkaitan dengan pemblokiran Siltap aparatur desa yang masih tersisa 4 kali angsuran. Ia menyampaikan akan di sampaikan ke pimpinan nya dan akan menghubungi jika ada waktu pada tanggal 26 Oktober 2026. Selang beberapa kemudian, Ia menginformasikan bahwa pimpinan Bank Jatim ada kegiatan di luar kota.
“Assalamualaikum, Pimpinan besuk perjalanan dinas (perjadin) ke luar kota, besuk kami informasikan jika hari Rabu pimpinan bisa. “Tulis nya melalui pesan singkat whatsap.
Selanjutnya pada tanggal 01 November 2026, Media kembali menghubungi bagian umum “Adit” melalui jejaring yang sama dan mempertanyakan ada atau tidak nya waktu pimpinan Bank Jatim cabang Kraksaan untuk bertemu media. Ia menyampaikan bahwa pimpinan Bank Jatim yang baru masih full agenda.
“Welaikum salam, mohon maaf ngge, untuk Minggu kemarin ini full agenda bapak pimpinan, untuk besuk saya konfirmasikan kembali. “Kata Adit bagian umum.
Media terus berusaha untuk mengkonfirmasi secara langsung kepada pimpinan Bank Jatim cabang Kraksaan. Pada tanggal 03 November 2026 melalui pesan singkat whatsap, Media kembali menghubungi bagian umum. Namun, lagi lagi ia meminta maaf karena ada agenda dengan Gubernur Jatim.
“Welaikum salam, mohon maaf sekali bapak, pimpinan kami benar benar agenda padat. Hari ini masih agenda dengan Dinsos provinsi dan Gubernur. Besuk ada agenda dengan kantor pusat sampai hari Jumat. “Kata bagian umum bank Jatim cabang Kraksaan.
Olehkarenanya, Media meminta “Adit” untuk menyampaikan klarifikasi media melalui pesan singkat whatsap. Perihal Siltap aparatur desa yang diduga di blokir oleh bank Jatim pada saat melakukan pinjaman (pencairan). Awal nya 6 kali angsuran yang di blokir, namun pada awal tahun 2025, 2 kali angsuran telah di buka dan sisa 4 kali angsuran yang diduga di blokir.
Bagian umum Bank Jatim Kraksaan bersedia untuk menyampaikan klarifikasi media terkait kometmen dan janji pimpinan Bank Jatim sebelumnya. Sehingga pada tanggal 05 November 2026. Media kembali menghubungi “Adit” melalui pesan singkat whatsap. Mempertanyakan jawaban atau tanggapan pimpinan Bank Jatim perihal Janji bank Jatim yang akan membuka pemblokiran angsuran siltap dari 4 kali angsuran menjadi 2 kali angsuran.
“Assalamualaikum, Mohon maaf sekali masih belum ada tanggapan resmi dari pimpinan, karena Minggu Minggu ini memang padat sekali yang bersangkutan juga kebetulan pejabat baru menggantikan Bu Siska, jadi perlu konfirmasi ke pejabat di unit terkait. Nanti coba kami aturkan waktu yang enak buat dialog pas pimpinan agak senggang ngge. “Ucap nya.
Penulis : Ali Misno












Komentar
Silakan login untuk berkomentar.