1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

- Publisher

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

SUARA UTAMA, Jakarta – Sebanyak 1.800 personel gabungan kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar penggerebekan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026) pagi. Petugas menyergap serentak dari berbagai arah, dan ratusan personel Brimob tiba dengan kereta rel listrik (KRL) dari Stasiun Tanjung Priok lalu turun di bantaran rel kawasan itu.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Adhe Hariadi mengatakan tim gabungan mulai menyisir sekitar pukul 05.30 WIB. Sasaran operasi adalah dua kawasan yang berdampingan, Kampung Bahari dan Kampung Muara Bahari.

Penggerebekan Kampung Bahari Berlangsung Serentak dari Berbagai Arah

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menjelaskan penyergapan serentak itu bertujuan menutup jalan kabur para pelaku. “Kita melakukan penggerebekan dari berbagai sisi. Ada dari berbagai arah, ya. Oleh karena itu kita lakukan serempak, kemudian kita berkolaborasi dengan semua pihak, dari BNN, dari Bareskrim, kemudian dari Polda Metro Jaya, Brimob, dan lain sebagainya,” kata Bismo di lokasi penggerebekan.

Dari operasi itu, polisi mengamankan 26 orang atas dugaan keterlibatan dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Bismo menyebut angka tersebut berdasarkan pendataan awal kepolisian di lokasi.

Polisi Sita Sabu, Ekstasi, dan Mesin Cetak

Polisi menyita barang bukti berupa sabu, ganja, dan ekstasi. Bismo menyebut jumlah sabu yang polisi sita mencapai ratusan gram, sedangkan ekstasi mencapai ribuan butir. Selain itu, petugas menemukan mesin pencetak ekstasi, alat pengemas narkotika, alat isap sabu, senjata api, air gun, dan puluhan senjata tajam.

BACA JUGA :  Jalan Provinsi Tak Terurus, Roni Sentil Pemerintah: Jangan Ingat Rakyat Saat Butuh Suara

Namun, penggerebekan sempat mendapat perlawanan. Sejumlah orang melempari petugas dengan batu dan petasan ketika penyisiran berlangsung, dan Bismo membenarkan adanya perlawanan tersebut. Kemudian, petugas menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang menghalangi jalannya operasi.

Kapolda: Bandar Sudah Tahu, Target Kabur Terus Diburu

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto, yang memimpin operasi itu, mengatakan Kampung Bahari adalah satu dari tiga kawasan prioritas pembersihan kampung narkoba di wilayah Polda Metro Jaya, bersama Kampung Ambon dan Kampung Boncos, berdasarkan pemetaan kepolisian. Menurut Dadang, para pelaku sudah mengetahui rencana operasi karena ia telah lama menyampaikan peringatan secara terbuka. “Sejak lama saya sudah memberikan peringatan melalui media. Kemarin mereka sudah tahu kalau kita melakukan gerakan pembersihan di Ambon maupun di Boncos. Sehingga mereka benar-benar bersiap,” kata Dadang kepada wartawan.

BACA JUGA :  Bapas Padang Perkuat Tugas dan Fungsi serta Sinergi Reintegrasi Sosial melalui Kelayan Binter

Sementara itu, sejumlah target operasi melarikan diri ketika penyergapan berlangsung. Dadang menegaskan polisi terus mengejar mereka. “Pelakunya kita sudah paham. Mereka melarikan diri, tetapi mereka tidak akan lepas,” ujarnya.

Bismo menambahkan, peredaran narkoba di Kampung Bahari selama ini memanfaatkan area di sekitar rel kereta api. Karena itu, polisi akan terus menggelar penggerebekan Kampung Bahari sampai kawasan itu bersih. “Kita akan terus kejar bandar-bandarnya serta terus melakukan penggerebekan hingga Kampung Bahari bersih dari peredaran narkoba,” katanya.

Berita Terkait

Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Wali Kota Pangkal Pinang Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Jaga Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Gerunggang
BREAKING NEWS: Dugaan Pencurian Buah Sawit Gegerkan Warga Koto Baru, Tabir Lintas
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 11:56 WIB

Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp