SUARA UTAMA, Pandeglang, 13 September 2026 — Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Kabupaten Pandeglang berkolaborasi dengan Basarnas dalam upaya pencarian 5 jurnalis, 1 kapten kapal, 1 ABK, dan 1 local guide yang hilang kontak sejak 7 September 2026 saat melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pada Minggu (13/9), sekitar pukul 08.00 WIB, tim gabungan Basarnas bersama 12 anggota HPI DPC Kabupaten Pandeglang berangkat dari Carita untuk melakukan penyisiran di sejumlah wilayah, di antaranya Pulau Rakata, Pulau Sertung, dan Pulau Panjang menggunakan Kapal Boat Garuda dan Bima Serta 1 Kapal RIB 02 Basarnas Banten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator HPI DPC Kabupaten Pandeglang, Ateng, mengatakan kolaborasi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap proses pencarian.
“Pencarian hari ini kami lakukan bersama Basarnas dengan menyisir beberapa wilayah yang menjadi fokus pencarian. Namun, sampai tim kembali ke Carita sekitar pukul 15.00 WIB, hasilnya masih nihil. Kami belum mendapatkan tanda-tanda keberadaan kapal maupun delapan orang yang hilang kontak tersebut,” ujar Ateng.
Meski pencarian hari ini belum membuahkan hasil, Ateng menegaskan bahwa HPI DPC Kabupaten Pandeglang akan terus mendukung upaya Basarnas dan unsur SAR gabungan dalam proses pencarian.
“Kami berharap pencarian berikutnya dapat segera menemukan titik terang dan delapan orang yang masih dalam pencarian ini dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan keselamatan mereka,” pungkasnya.
Penulis : IdGunadi Turtusi
Editor : IdGunadi Turtusi
Sumber Berita: Tim Gabungan SAR dan HPI DPC Pandeglang











