Keluhan Pelanggan Meningkat, Warga Ingatkan Masyarakat Lebih Selektif Memilih Layanan Internet Rumah

- Publisher

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Suarautama.id,Makassar –Sejumlah pelanggan layanan internet rumah mengeluhkan kualitas layanan yang mereka terima dari salah satu penyedia internet, MyRepublic. Keluhan tersebut ramai disampaikan melalui media sosial, grup percakapan, hingga forum komunitas warga yang mengaku sering mengalami gangguan koneksi internet.

 

Beberapa pelanggan menyebutkan bahwa gangguan yang terjadi tidak hanya berlangsung sekali, tetapi berulang dalam rentang waktu tertentu. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi pengguna yang bekerja dari rumah (work from home), pelaku usaha online, hingga pelajar yang membutuhkan akses internet stabil untuk kegiatan belajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Salah seorang pelanggan mengaku kerap mengalami koneksi internet yang tiba-tiba terputus tanpa pemberitahuan sebelumnya. Menurutnya, kondisi tersebut membuat aktivitas pekerjaan menjadi terganggu dan menyebabkan kerugian waktu maupun produktivitas.

BACA JUGA :  Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan

 

“Ketika internet bermasalah, semua pekerjaan jadi terhambat. Apalagi sekarang banyak aktivitas yang bergantung pada koneksi internet yang stabil,” ujarnya.

 

Selain masalah gangguan jaringan, sejumlah pelanggan juga mengeluhkan lambatnya respons penanganan ketika laporan gangguan disampaikan kepada layanan pelanggan. Beberapa di antaranya mengaku harus menunggu cukup lama hingga masalah dapat diselesaikan.

 

Keluhan serupa juga ditemukan dalam berbagai ulasan pelanggan di internet. Banyak pengguna berharap penyedia layanan dapat meningkatkan kualitas jaringan, mempercepat penanganan gangguan, serta memberikan informasi yang lebih transparan kepada pelanggan saat terjadi kendala teknis.

BACA JUGA :  Dampak Positif dan Negatif Festival Sound Horeg bagi Masyarakat

 

Masyarakat yang sedang mempertimbangkan pemasangan internet rumah pun diimbau untuk melakukan riset terlebih dahulu sebelum memilih penyedia layanan. Faktor stabilitas jaringan, kualitas layanan pelanggan, kecepatan penanganan gangguan, serta pengalaman pengguna lain menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.

 

Pengamat teknologi informasi menilai bahwa setiap penyedia layanan internet memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, calon pelanggan sebaiknya membandingkan beberapa penyedia layanan yang tersedia di wilayahnya sebelum mengambil keputusan berlangganan.

 

“Jangan hanya tergiur promosi atau harga murah. Pastikan juga kualitas jaringan di lingkungan tempat tinggal Anda memang baik dan mendapat rekomendasi positif dari pengguna setempat,” jelasnya.

BACA JUGA :  Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama

 

Meski demikian, pengalaman pelanggan dapat berbeda-beda tergantung lokasi, kondisi jaringan, serta infrastruktur yang tersedia di masing-masing wilayah. Karena itu, masyarakat disarankan mencari informasi dari tetangga atau pengguna yang sudah lebih dahulu menggunakan layanan internet di area yang sama.

 

Dengan semakin tingginya kebutuhan internet saat ini, kualitas layanan menjadi faktor utama yang menentukan kepuasan pelanggan. Penyedia layanan internet diharapkan terus meningkatkan kualitas jaringan dan pelayanan agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin bergantung pada konektivitas digital.

 

Sementara itu, masyarakat diminta lebih cermat dan teliti sebelum memutuskan memasang layanan internet rumah agar terhindar dari kekecewaan di kemudian hari.

Berita Terkait

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan
Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Wali Kota Pangkal Pinang Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Jaga Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Gerunggang
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 11:56 WIB

Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp