Internet Kelay Terindikasi Melemah Diduga Akibat Gangguan Listrik PLN

Intenet lemah, terindikasi tidak stabilannya suplai daya.

- Publisher

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA BERAU. – Kondisi jaringan internet di wilayah Kelay dilaporkan mengalami penurunan kualitas dalam beberapa waktu terakhir. Gangguan tersebut diduga berkaitan dengan pasokan listrik dari PLN yang belum stabil di sejumlah titik.

Masyarakat mengeluhkan koneksi internet yang melambat hingga sulit digunakan untuk aktivitas komunikasi maupun pekerjaan daring. Kondisi itu disebut mulai terasa saat terjadi gangguan listrik.

BACA JUGA :  Sarbumusi Kota Batu Peringati Harlah ke-71, Perkuat Silaturahmi dan Perjuangan Buruh

Menanggapi hal tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Berau mengonfirmasi bahwa pihaknya akan berupaya melakukan penambahan kapasitas untuk jaringan internet di wilayah Kelay.

BACA JUGA :  Diduga Api Bakaran Sampah, Ruko Furniture di Pematang Kandis Ludes Terbakar

“Untuk internet insyaallah kita akan menambah. Tetapi untuk daya PLN kita tidak tahu,” ujar pihak Diskominfo Berau saat dikonfirmasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa penguatan jaringan internet masih bergantung pada kestabilan pasokan listrik. Sebab, perangkat pendukung telekomunikasi membutuhkan suplai daya yang memadai agar dapat beroperasi optimal.

BACA JUGA :  PUI-PT CPHI Unud Gelar PERNAS JPHIV 2026, Dorong Layanan HIV Bermutu dan Berkeadilan

Warga berharap adanya peningkatan jaringan internet dapat segera direalisasikan, mengingat kebutuhan akses komunikasi dan informasi kini semakin penting, terutama bagi masyarakat di wilayah pedalaman dan pesisir Kabupaten Berau.

Penulis : Rudi Salam

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan
Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Wali Kota Pangkal Pinang Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Jaga Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Gerunggang
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 11:56 WIB

Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp