Klarifikasi Kades Maron Kulon Atas Beredar Nya Dugaan Penyalahgunaan Identitas Warganya, Ini Fakta Nya

- Publisher

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Kepala Desa Maron Kulon Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo Jawa Timur angkat bicara. Atas beredar nya informasi di media sosial/ media masa perihal kasus Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kartu Tani, yang diduga sekitar 65 warga desa maron kulon Identitas nya di salahgunakan untuk mencairkan kredit di BNI. 03/05/2026.

Kades Maron kulon merasa di rugikan, diduga ada pemberitaan yang tidak berimbang (tanpa konfirmasi). Sebelum nya, Kepala Desa Maron kulon telah berusaha menyelesaikan dengan cara mediasi antara warganya dengan oknum kades wilayah kecamatan Banyuanyar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak cukup hanya mediasi, Kepala Desa Maron kulon berinisiatif meminjamkan sejumlah uang kepada oknum kades tersebut untuk di berikan ke warga desa maron kulon agar permasalahan nya terselesaikan. Oleh karenanya selain menjadi korban , Kades maron kulon juga merasa nama baik nya tercemar.

Kasus tersebut di tangani dan di proses Kejaksaan Negeri (Kejari) kabupaten Probolinggo. Namun, Kepala Desa Maron kulon “Hasan Basri” Membantah informasi yang beredar yang menyebutkan bahwa warga nya tidak mengetahui bahwa Kartu Identitas nya di gunakan untuk mencairkan pinjaman di BNI.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 

“Memang benar perangkat meminta foto kopi KTP warga untuk di cek oleh petugas melalui aplikasi BNI Move atau BNI King sebelum membuat rekening. Setelah itu, baru warga di kumpulkan di kantor desa untuk membuat rekening dan tanda tangan sendiri. Petugas BNI sendiri yang turun. Setelah di buatkan rekening, kami tidak tau siapa yang mencairkan dan siapa penerima nya. “Tegas nya.

Kepala desa maron kulon mengaku sebagai korban di Karena dia tidak memakai uang yang di cairkan oleh BNI. Ia memperlihatkan data data nya kepada team media bahwa uang tersebut di gunakan oknum kepala desa wilayah kecamatan Banyuanyar.

“Saya juga termasuk korban. Karena uang itu di pakai oknum kepala desa wilayah kecamatan Banyuanyar. Niatan saya membantu teman seprofesi. Saat itu dia punya tanggungan di BNI dan sama pakai agunan kartu tani. Lalu untuk menutupi tanggungan nya pakai Kartu Tani warga saya. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Ia mengaku berani di karenakan ada oknum dari BNI yang menjanjikan bahwa pinjaman warga nya dengan agunan Kartu Tani, akan di tutupi satu bulan kemudian. Dengan cara mencairkan kembali Kartu Tani warga oknum kepala desa tersebut untuk menutupi pinjaman warga desa maron kulon.

“Kenapa saya berani?. Karena ada oknum Petugas BNI yang menjanjikan, setelah punya warga saya di cairkan untuk menutupi hutang warga oknum kepala desa tersebut yang agunan nya juga pakai kartu tani. Sebulan kemudian punya warga saya akan di tutupi dengan mencairkan kartu tani warga oknum kepala desa ini. “Katanya.

Kepala Desa Maron kulon mengaku satu bulan pasca pencairan Kartu Tani sempat mengklarifikasi ke oknum petugas BNI kenapa belum di tutupi pinjaman Warga nya?. Ia telah berusaha membantu oknum kepala desa wilayah kecamatan Banyuanyar mulai dari mediasi hingga meminjamkan uang untuk di kasih ke warganya.

BACA JUGA :  Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 

“Setelah satu bulan, saya tanya ke BNI, Kenapa punya warga saya belum di tutupi?. bahkan tahun kemarin kuasa hukum saya sampai 2 kali mengirimkan somasi ke BNI tapi tidak ada respon. Sebelum laporan itu masuk, saya berinisiatif memberikan uang kepada oknum kades ini untuk menutupi 3 orang warga saya. pakai uang saya tapi dia yang menyerahkan. “Pungkas nya.

Sementara oknum kepala Desa Wilayah kecamatan Banyuanyar yang di maksud “ZR” saat di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap. Perihal penggunaan identitas warga desa maron kulon dan uang yang di cairkan BNI. Ia hanya menjawab “Welaikum salam tretan. “Jawab nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta
Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan
Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya
Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun
Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan
Berita ini 265 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 00:50 WIB

UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta

Sabtu, 19 September 2026 - 20:11 WIB

Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan

Jumat, 18 September 2026 - 16:52 WIB

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Jumat, 18 September 2026 - 15:39 WIB

Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Berita Terbaru

FOTO: Andre Hariyanto mengenakan batik cokelat saat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan dinyatakan kompeten. UKW diselenggarakan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Kompas bersama KG Media dan Google. (Dok. Pribadi Andre Hariyanto)

Berita Utama

Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:11 WIB

FOTO: Truk sound horeg pawai Agustusan di Jawa Timur. (Sumber Wikipedia)

Berita Utama

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:52 WIB

FOTO:Memakai Kaos Hitam Wakil Direktur Persebaya, Nanang Priyanto saat jumpa Pers di Amaris Hotel Surabaya, Jawa Timur pada Jum'at 18 September 2026 (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

Nasional

Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:39 WIB

https://mancingjitu.com/