Pemkab Dogiyai Resmi Tutup Musrenbang RKPD 2026.

- Publisher

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,DOGIYAI- Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd., M.Si, secara resmi menutup kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Dogiyai yang berlangsung di Aula Koteka Moge, Moanemani, Distrik Kamuu Utara, Jumat (13/3/2026).

Pemerintah Kabupaten Dogiyai secara resmi menutup kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah Kabupaten Dogiyai Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Bapperida Provinsi Papua Tengah, Ketua DPRK Dogiyai, Kapolres Dogiyai, Wakil Bupati Dogiyai, Sekretaris Daerah (Sekda) Dogiyai, Sekretaris DPRK (Sekwan), Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Dogiyai, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain itu, turut hadir Kepala KCP Bank Papua Moanemani, Kepala BPJS, para Kepala Distrik, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Asosiasi Wartawan Dogiyai (AWD), pimpinan organisasi mitra pemerintah daerah, serta para tokoh masyarakat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Dogiyai melalui penyusunan RKPD Tahun 2027.

Dalam sambutannya, Bupati Yudas Tebai menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang telah dihimpun melalui Musrenbang di tingkat distrik akan menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan daerah.

BACA JUGA :  Dugaan Pungli PTSL di Desa Empang Benao Mencuat, Warga Disebut Diminta hingga Rp2 Juta per Sertifikat

“Hasil Musrenbang ini akan menjadi fondasi utama RKPD tahun 2027 dan selaras dengan RPJMD 2025-2029. Fokus pembangunan ke depan adalah memperkuat ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan aksesibilitas wilayah Kabupaten Dogiyai,” ujar Bupati Tebai.

Ia menjelaskan bahwa melalui Musrenbang tersebut telah dihasilkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dokumen tersebut akan menjadi acuan dalam merealisasikan berbagai prioritas pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Bupati juga menekankan beberapa hal penting kepada seluruh perangkat daerah. Pertama, program dan kegiatan yang telah dihasilkan dalam Musrenbang agar dituangkan dalam Rencana Kerja (Renja) dan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga dapat direalisasikan sesuai kesepakatan.

BACA JUGA :  Warga Desa Gading Kulon Mendesak ATR/BPN, Segera Mengambil Tindakan dan Keputusan Agar Kebenaran Terungkap 

Kedua, memastikan bahwa Renja OPD Tahun 2027 telah mengakomodasi aspirasi masyarakat, hasil Musrenbang distrik, serta pokok-pokok pikiran DPRD.

Ketiga, hasil Musrenbang yang telah disepakati tidak hanya menjadi dokumen perencanaan semata, tetapi harus benar-benar ditindaklanjuti dan direalisasikan dalam program pembangunan daerah.

Menurutnya, Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah merupakan kegiatan rutin tahunan yang sangat penting untuk mengevaluasi pelaksanaan pembangunan sekaligus merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.

“Melalui Musrenbang ini kita dapat mengevaluasi program yang sudah berjalan sekaligus memikirkan arah perencanaan pembangunan daerah ke depan,” ungkapnya.

Berita Terkait

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya
Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’
15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung
Bapelkum Bitung Bekali 15 Peserta MagangHub dengan Etos Kerja dan Integritas
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus
HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:15 WIB

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:19 WIB

Bapelkum Bitung Bekali 15 Peserta MagangHub dengan Etos Kerja dan Integritas

Berita Terbaru

Berita Utama

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:33 WIB

Berita Utama

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:15 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/