SUARA UTAMA,TANGGAMUS – H. Moh. Saleh Asnawi Bupati Tanggamus menghadiri kegiatan MC- O,( Mutual Check Awal) serah terima lahan dan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahap II yang di tempatkan di Pelelangan Ikan (TPI) Dusun Kuala Jaya, Pekon/Desa Tegineneng, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung pada Jumat (16/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, selain Bupati Tanggamus tampak hadir juga Wakil Bupati Tanggamus Bapak Agus Suranto, Sekretaris Daerah Tanggamus Ir. Suaidi, Kepala Dinas Perikanan Darma Setiawan, anggota DPRD Tanggamus Fraksi PAN, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, para kepala Pekon/Desa, serta jajaran organisasi perangkat daerah terkait.
Koperasi Nelayan Merah Putih ( KNMP) merupakan program prioritas dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk memodernisasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta produktivitas desa pesisir melalui pembangunan infrastruktur perikanan dari hulu ke hilir, pengembangan SDM, dan kewirausahaan.
Bupati Tanggamus menyampaikan pada kesempatan tersebut, program KNMP tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan.
“Kawasan pesisir ini dibuat secara terintegrasi untuk mendorong kemandirian nelayan, meningkatkan daya saing, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat pesisir dan sekitarnya,” ujar Saleh Asnawi.
Lanjut Bupati, bahwa keberhasilan program tersebut memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan pendapatan nelayan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tanggamus.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Muhammad Yusuf Santoso, menyampaikan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ekosistem ekonomi pesisir. Untuk pembangunan KNMP Tahap II yang dilaksanakan Pekon/Desa Tegineneng ini, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp11,5 M.
Penulis : Zul Wani
Sumber Berita : Wartawan Suara Utama






