Nama Supri Mencuat, Dua Alat Berat Diduga untuk PETI Terpantau di Simpang Mentawak

- Publisher

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Dua unit alat berat ekskavator diduga kuat akan digunakan untuk aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terpantau berada di jalur menuju Desa Muara Jernih, Kecamatan Tabir Ulu, Kabupaten Merangin, Jambi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan pada Kamis, 8 Januari 2025, terpantau dua unit alat berat ekskavator merek CASE baru saja diturunkan dari kendaraan trado. Selain alat berat, turut terlihat peralatan pendukung tambang emas (asbuk) yang berada di sekitar lokasi penurunan alat berat tersebut.

BACA JUGA :  Launching GJB Berqurban untuk Fokus di Pedalaman Timor NTT

Pantauan media ini mendapati keberadaan dua unit ekskavator tersebut berada tak jauh dari Simpang Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan. Dari keterangan sejumlah narasumber di lapangan, alat berat itu diduga kuat akan dibawa menuju Desa Muara Jernih, Kecamatan Tabir Ulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasinya dua-duanya akan dibawa ke Desa Muara Jernih. Itu milik Supri, warga desa setempat,” ujar salah satu narasumber kepada media ini.

BACA JUGA :  CCW Desak DPRD Gowa Bentuk Pansus, Soroti Temuan BPK atas Hibah Barang Rp3,2 Miliar ke PDAM Tirta Jeneberang

Narasumber lain juga menegaskan bahwa keberadaan alat berat tersebut diduga erat kaitannya dengan aktivitas PETI.

“Jelas bang, itu untuk PETI. Karena ada asbuk juga di situ, diturunkan bersamaan dengan alat berat ekskavator,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, dugaan aktivitas pertambangan emas ilegal dinilai sudah terang-terangan dan tidak bisa dianggap sepele. Media ini menilai perlu adanya perhatian serius dari aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Majene Pimpin Rakor Teknis Penyelarasan Program Prioritas Nasional dan Daerah Tahun 2027

Hingga berita ini dirilis, dua unit alat berat ekskavator tersebut masih berada di lokasi, tak jauh dari Simpang Mentawak menuju arah Desa Muara Jernih. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa alat berat tersebut masih menunggu kendaraan trado untuk selanjutnya dibawa masuk ke Desa Muara Jernih.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi
Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru
Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa
Polres Maros Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80
Wakil Bupati Majene Pimpin Rakor Teknis Penyelarasan Program Prioritas Nasional dan Daerah Tahun 2027
Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:40 WIB

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:23 WIB

Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:43 WIB

Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:30 WIB

Polres Maros Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:43 WIB

Wakil Bupati Majene Pimpin Rakor Teknis Penyelarasan Program Prioritas Nasional dan Daerah Tahun 2027

Berita Terbaru

(Ilustrasi)

Hukum

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Jun 2026 - 14:23 WIB