Sumur Bor Desa Tanjung Ilir Tak Tuntas, Proyek APBN Rp114 Juta Jadi Sorotan

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Pembangunan sumur bor yang berada di kawasan persawahan Desa Tanjung Ilir, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, menuai sorotan publik. Pasalnya, proyek tersebut terpantau belum rampung meski telah melewati akhir tahun anggaran 2025 dan kini telah memasuki tahun 2026.

Berdasarkan hasil investigasi media ini di lapangan pada 3 Januari 2026, ditemukan adanya pembangunan sumur bor yang diduga dikelola oleh kelompok tani setempat. Namun kondisi di lokasi menunjukkan pekerjaan terkesan mangkrak dan tidak tuntas. Di area pembangunan hanya terlihat satu titik sumur bor serta beberapa tiang listrik, tanpa dilengkapi bangunan pendukung seperti bak penampungan air maupun sarana lainnya.

Tidak hanya itu, proyek tersebut juga tidak dilengkapi papan informasi kegiatan, sehingga memunculkan tanda tanya terkait sumber pendanaan, nilai anggaran, serta pihak pelaksana. Kondisi ini dinilai tidak mencerminkan prinsip transparansi dalam penggunaan anggaran, terlebih proyek tersebut diduga bersumber dari dana pemerintah.

Dari data yang dihimpun media ini, pembangunan sumur bor tersebut diduga merupakan kegiatan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Merangin dalam program pemanfaatan dana bantuan pemerintah untuk kegiatan optimasi lahan non rawa atau pembangunan sumur bor. Proyek tersebut tercatat memiliki nilai Surat Perjanjian Kerja (SPK) sebesar Rp114.954.461,25 yang bersumber dari dana APBN, dengan pelaksana kegiatan UPKK Gapoktan Sumarjo.

Namun hingga pergantian tahun anggaran, proyek tersebut belum terlihat dapat dimanfaatkan oleh petani setempat sebagaimana tujuan awal pembangunan. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai progres pekerjaan, termasuk kemungkinan adanya kendala teknis, pemutusan kontrak, atau dugaan ketidaktuntasan proyek.

BACA JUGA :  BERSIH-BERSIH DIREKTORAT JENDERAL PAJAK (DJP): FAKTA PEMBERHENTIAN DAN REFORMASI INTERNAL BESAR-BESARAN

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Ilir, Marwan, saat dikonfirmasi media ini mengaku tidak mengetahui secara detail terkait pembangunan sumur bor tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa tidak dilibatkan dalam kegiatan dimaksud.

“Saya tidak tahu itu bangunan dari mana. Yang jelas lokasinya berada di tanah milik saudara Anton, dan Anton merupakan anak dari Ketua Kelompok Tani setempat yang bernama Amri. Pemerintah desa tidak dilibatkan dalam pembangunan itu,” ujar Marwan.

Sebagai upaya keberimbangan, media ini telah berulang kali mencoba menghubungi Anton melalui sambungan WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan respons. Media ini juga mendatangi kediaman Ketua Kelompok Tani, Amri, guna meminta klarifikasi, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Merangin juga belum berhasil dikonfirmasi terkait status dan kelanjutan proyek tersebut. Apabila benar terjadi pemutusan kontrak kerja atau proyek tidak diselesaikan sesuai ketentuan, maka pihak-pihak yang bertanggung jawab dinilai wajib mempertanggungjawabkan penggunaan dana negara yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah tersebut.

Media ini masih terus melakukan penelusuran dan akan menyampaikan perkembangan lanjutan setelah memperoleh keterangan resmi dari pihak-pihak terkait.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru