Jalan Kabupaten di Desa Telentam Longsor Diduga Akibat PETI, Vika Disebut Pemilik Excavator

- Publisher

Senin, 29 Desember 2025 - 21:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA ,Merangin – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang diduga menggunakan alat berat jenis excavator di Desa Telentam, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, disinyalir telah menyebabkan kerusakan pada akses jalan kabupaten di wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari warga setempat, aktivitas PETI tersebut diduga dilakukan oleh Vika, warga Desa Ngaol, yang disebut-sebut sebagai pemilik sekaligus operator alat berat excavator. Kegiatan penambangan itu berlangsung di sekitar bahu jalan kabupaten dan diduga berpindah ke seberang jalan setelah mendapat teguran dari masyarakat.

Warga menuturkan bahwa sebelumnya Vika telah beberapa kali ditegur oleh masyarakat agar menghentikan aktivitas penambangan di sekitar badan jalan karena dinilai berpotensi merusak infrastruktur publik dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Namun, teguran tersebut diduga tidak diindahkan.

Akibat aktivitas tersebut, saat musim hujan melanda beberapa waktu lalu, sebagian badan jalan kabupaten di Desa Telentam mengalami longsor dan sulit dilalui kendaraan. Kondisi ini dikeluhkan warga karena sangat mengganggu mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Menurut keterangan warga, pihak yang diduga sebagai pelaku sempat menyampaikan akan melakukan perbaikan jalan. Namun hingga kini, kerusakan yang terjadi masih belum sepenuhnya tertangani dan tetap menjadi keluhan warga.

BACA JUGA :  83.960 Posbankum, 14 Ribu Perkara Berakhir di Meja Mediasi

Menanggapi hal tersebut, Ketua Karang Taruna Desa Telentam, Beni Rustandi, menyampaikan penyesalannya atas kerusakan akses jalan kabupaten yang diduga akibat aktivitas PETI menggunakan alat berat tersebut.

“Kami sangat menyayangkan adanya aktivitas penambangan emas ilegal yang menggunakan alat berat hingga merusak akses jalan kabupaten di desa kami. Jalan ini adalah fasilitas umum milik pemerintah yang seharusnya dijaga dan dirawat, bukan malah dirusak demi kepentingan pribadi,” ujar Beni.

Beni juga meminta aparat penegak hukum dan Pemerintah Kabupaten Merangin agar segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

BACA JUGA :  Kebakaran Gunung Arjuno - Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

“Aktivitas PETI ini sudah sangat berani karena dilakukan di sekitar jalan kabupaten dan menimbulkan kerusakan. Kami berharap aparat penegak hukum dan Pemkab Merangin tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah tegas,” tegasnya.

Hingga berita ini dirilis, media ini belum berhasil mengkonfirmasi Kepala Desa Telentam, Rijaludin, terkait dugaan perusakan jalan kabupaten yang berada di wilayah desanya akibat aktivitas PETI tersebut. Media ini juga masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait lainnya guna memperoleh keterangan yang berimbang.

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”
Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026
Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung
Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional
Dishub Pangkalpinang Sosialisasi Smart Parking di SMADA, Dorong Pelajar Jadi Pelopor Digitalisasi
Aula Bappeda Merangin Dipakai Pengukuhan PKB, Publik Pertanyakan Penggunaan Fasilitas Pemerintah
Sorotan Tajam! Juhendri Disorot Usai Hadiri Pengukuhan PKB Berseragam PNS
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:14 WIB

Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp