Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan

- Publisher

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Sejumlah warga Desa Beringin Sanggul, Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, mengeluhkan pelayanan bidan desa yang baru lulus PPPK tahun 2024. Bidan yang seharusnya bertugas dan menetap di Pustu Desa Beringin Sanggul itu disebut hanya hadir pada pagi hari, lalu pulang pada siang hari, sehingga pelayanan malam hari tidak tersedia.

Akibatnya, warga yang membutuhkan layanan kesehatan di luar jam pagi harus pergi jauh ke Desa Sekancing atau langsung ke Puskesmas induk. Kondisi ini dinilai sangat memberatkan masyarakat, terutama pada situasi darurat malam hari maupun untuk warga yang tidak memiliki kendaraan.

BACA JUGA :  Musyawarah Hutan Adat Adolang Sepakati Usulan Pengalihan Hutan Lindung Menjadi Hutan Adat

Salah satu warga yang enggan di tulis namanya mengungkapkan kekecewaannya kepada media ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sebenarnya senang ada bidan baru. Tapi kalau hanya datang pagi lalu siang sudah pulang, itu sama saja kami tidak punya tenaga kesehatan di desa. Kalau anak demam tinggi malam hari, kami tidak tahu harus ke mana. Terpaksa keluar desa, padahal jalannya gelap dan jauh,” ujar nya dengan nada kesal.

BACA JUGA :  Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Hal senada juga disampaikan beberapa warga lainnya. Mereka berharap bidan desa yang telah berstatus P3K dapat memberikan pelayanan sesuai tugas dan tanggung jawab, termasuk kesiapsiagaan di Pustu untuk kebutuhan masyarakat selama 24 jam.

Warga menilai, pelayanan kesehatan dasar seharusnya menjadi prioritas, apalagi di desa yang jauh dari fasilitas kesehatan lainnya. Mereka meminta agar bidan desa menjalankan tugas sesuai aturan dan tidak meninggalkan Pustu pada jam pelayanan atau di luar jam ketika warga membutuhkan bantuan.

BACA JUGA :  Semangat Harkitnas ke-118, Polrestabes Makassar Gelar Upacara Bendera Penuh Khidmat

Selain itu, warga juga mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin untuk turun langsung melakukan evaluasi terhadap kinerja bidan tersebut.

“Kami minta dinas terkait melihat langsung kondisi di desa. Jangan sampai masyarakat terus kesulitan hanya karena tenaga kesehatan tidak berada di tempat,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait termasuk bidan desa dan Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin belum memberikan keterangan resmi.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Gerebek Rumah di Sambaliung, Satresnarkoba Polres Berau Amankan Dua Pengedar Sabu
KKT Gelar Drill ISPS Code Triwulan II 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Keamanan Fasilitas Pelabuhan
Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi
Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru
Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa
Polres Maros Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80
Wakil Bupati Majene Pimpin Rakor Teknis Penyelarasan Program Prioritas Nasional dan Daerah Tahun 2027
Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:48 WIB

Gerebek Rumah di Sambaliung, Satresnarkoba Polres Berau Amankan Dua Pengedar Sabu

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:15 WIB

KKT Gelar Drill ISPS Code Triwulan II 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Keamanan Fasilitas Pelabuhan

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:40 WIB

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:23 WIB

Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:43 WIB

Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa

Berita Terbaru