Bumdes Desa Mudo Diduga Mangkrak, Kolam Lele Senilai Rp 85 Juta Tak Beroperasi Maksimal

- Publisher

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA,Merangin – Program Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Mudo, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi yang bergerak di bidang budidaya ikan lele diduga mangkrak dan tidak menghasilkan pendapatan bagi desa. Proyek kolam lele yang disebut menggunakan anggaran Dana Desa sekitar Rp 85 juta itu kini tampak tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Berdasarkan hasil investigasi media ini pada Jumat, 5 Desember 2025, di lokasi Bumdes tampak sembilan unit kolam lele berbentuk bulat. Namun hanya tiga kolam yang berisi ikan, sementara dua kolam lainnya dalam keadaan kering dan tidak terawat.

Seorang warga setempat yang lahannya digunakan sebagai lokasi kolam tersebut mengungkapkan bahwa ikan yang ada pun minim perawatan.

“Iya, saya di sini cuma menunggu. Itu hanya ada beberapa lele saja, dan tidak ada pakannya. Terpaksa kami beri makan daun-daunan. Untuk lebih jelasnya tanya saja ke Ketua Bumdes, Rizky, atau Pak Kades. Saya takut salah memberikan keterangan,” ujar warga tersebut.

Sekira pukul 10.00 WIB, media ini mendatangi Kantor Desa Mudo untuk meminta konfirmasi resmi. Namun kantor desa tampak tertutup dan digembok, tidak ada satu pun perangkat desa di dalamnya.

BACA JUGA :  14 Hari Operasi Antik Marano, Polres Majene Bongkar Kasus Sabu : Tiga Tersangka Diciduk, 1,198 Gram Barang Bukti Disita

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Mudo, Umarela, pun tidak membuahkan hasil.

Media kemudian berhasil menemui Ketua Bumdes Desa Mudo, Rizki, untuk dimintai penjelasan terkait kolam lele yang tidak berjalan sesuai harapan itu.

Kepada media ini, Rizki mengakui bahwa Bumdes mengalami berbagai hambatan sejak dibangun pada tahun 2024.

“Kendala utamanya adalah masalah pakan ikan dan air. Tahun 2024 itu anggaran untuk pakan hanya Rp 4 juta, jelas tidak cukup. Kami juga kesulitan air karena tidak ada sumur bor. Jadi operasional sangat terganggu,” jelas Rizki.

Ia menyebutkan bahwa kendala tersebut membuat produktivitas kolam rendah dan menyebabkan Bumdes tidak mampu menghasilkan pendapatan bagi desa.

BACA JUGA :  Dinkes Dogiyai Gelar Pelatihan Pengelola Imunisasi

Merespons kondisi ini, warga dan pemerhati desa meminta Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Inspektorat untuk turun tangan melakukan penelusuran terhadap seluruh Bumdes di kabupaten tersebut.

Berdasarkan pemantauan berbagai pihak, diperkirakan sekitar 80 persen Bumdes dari total 205 desa di Kabupaten Merangin mengalami kondisi serupa—mangkrak, tidak berkembang, dan tidak menghasilkan pemasukan bagi desa.

Hal ini dinilai sebagai bentuk pemborosan anggaran negara yang setiap tahun dikucurkan untuk pembangunan ekonomi desa namun tidak memberikan dampak nyata.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”
Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026
Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung
Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional
Dishub Pangkalpinang Sosialisasi Smart Parking di SMADA, Dorong Pelajar Jadi Pelopor Digitalisasi
Aula Bappeda Merangin Dipakai Pengukuhan PKB, Publik Pertanyakan Penggunaan Fasilitas Pemerintah
Sorotan Tajam! Juhendri Disorot Usai Hadiri Pengukuhan PKB Berseragam PNS
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:14 WIB

Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp