Pentas “Harmoni Budaya Nusantara” Mempersatukan Keragaman Lewat Seni dan Budaya Tionghoa – Indonesia

- Publisher

Senin, 1 Desember 2025 - 11:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pentas "Harmoni Budaya Nusantara" Mempersatukan Keragaman Lewat Seni dan Budaya Tionghoa - Indonesia (Diwana Fikri Aghniya/SUARA UTAMA)

FOTO: Pentas "Harmoni Budaya Nusantara" Mempersatukan Keragaman Lewat Seni dan Budaya Tionghoa - Indonesia (Diwana Fikri Aghniya/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Bandung – Kegiatan Pentas Harmoni Budaya Nusantara berlangsung sangat meriah pada hari Sabtu (29/11/2025) pada pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB. Pentas ini diselenggarakan oleh Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP) dan diadakan di Aula Graha Surya Parahyangan, Pusat Kebudayaan Tionghoa Indonesia (PKTI) Lantai 3, Jl. Nana Rohana No. 37, Bandung. Kegiatan ini menampilkan gabungan seni dari lintas etnis dan generasi sebagai bentuk perayaan atas keindahan keberagaman budaya Indonesia.

Pentas seni dan budaya ini menyajikan banyak pertunjukan, mulai dari penampilan musik tradisional khas Tiongkok oleh Harmony Chinese Music Group, musikalisasi puisi oleh Group Ferry Curtis, tarian Jaipong oleh para mahasiswi LPKIA Bandung, sampai tarian khas Tiongkok oleh Yayasan Harmonis Bandung. Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Padjadjaran (UNPAD) turut memberikan pembacaan puisi diiringi musik, diikuti pertunjukan teater dalam rangka memperingati Hari Guru oleh Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Selain itu, Mahasiswa Akademi Bahasa Asing (ABA) Internasional turut menampilkan sebuah drama dua bahasa yang berjudul Mo ran you Long “Goresan Naga di Atas Batik”.

BACA JUGA :  Maba UNILA Diduga Dihalangi Menjalankan Salat, Masyarakat Minta Panitia Dievaluasi

Dalam pidato dan sambutan acara pentas seni budaya ini, sastrawan besar Tionghoa Indonesia, Bapak Soeria Disasatra, menyampaikan rasa bangga dan bahagia terhadap penggabungan keindahan keragaman budaya yang terwujud lewat acara ini. Dosen sekaligus sastrawan terkenal Jawa Barat, Nenden Lilis Aisyah, juga memberikan pidato sambutan yang menekankan pentingnya menjaga harmoni dan kerukunan dalam perbedaan dengan saling mengenal, saling belajar dan saling tumbuh. Beliau mengutip ungkapan Tionghoa He Er Bu Tong yakni keindahan lahir dari keberagaman. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi penghubung yang menguatkan persatuan antara budaya Tionghoa Indonesia dan budaya lokal Nusantara.

BACA JUGA :  Pusat Publikasi Media Hadirkan Jasa Publikasi Berita Profesional

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Kapolres Bitung Pimpin Upacara Taptu Jelang HUT RI ke-81BITUNG 

Acara Harmoni Budaya Nusantara adalah bentuk kerja sama antara Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Kristen Maranatha, dan Institut Digital Ekonomi LPKIA, serta dukungan dan bantuan dari Yayasan Harmonis Bandung dan Harmony Chinese Music Club. Pertunjukan ini diharapkan menjadi acara rutin yang mendorong diskusi budaya, memperkuat rasa saling menghargai, dan memperkaya seni di Indonesia.

Penulis : Diwana Fikri Aghniya

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Nama Sabrani, Harahap dan Karni Disebut Warga Terkait Tiga Set Dompeng di Kederasan Panjang, Polisi Diuji Tak Pandang Bulu
Pemdes Desa Rasau Gelar Malam Renungan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB
Cendekia Academy Ajak Generasi Muda Mengenal Dunia Maritim di KRI Dewaruci
Cendekia Academy Cetak Generasi Pemimpin Berwawasan Maritim di Atas Geladak KRI Dewaruci
Siswa Gema Insan Cendekia Karawang Belajar Ekosistem Laut dan Kepemimpinan Lingkungan Bersama Emil Salim Institute
Ahmad Fahmi Desak Bupati Merangin Segera Jalankan Putusan PTUN Terkait Kades Saliman
KNPB Meepago Gelar Aksi Soroti Papua Darurat Militer dan Tolak New York Agreement
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:47 WIB

Nama Sabrani, Harahap dan Karni Disebut Warga Terkait Tiga Set Dompeng di Kederasan Panjang, Polisi Diuji Tak Pandang Bulu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Pemdes Desa Rasau Gelar Malam Renungan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:28 WIB

KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Cendekia Academy Ajak Generasi Muda Mengenal Dunia Maritim di KRI Dewaruci

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Siswa Gema Insan Cendekia Karawang Belajar Ekosistem Laut dan Kepemimpinan Lingkungan Bersama Emil Salim Institute

Berita Terbaru

Hukum

Resmob Polres Bitung Gulung Dua Spesialis Curanmor Girian

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:44 WIB

Berita Utama

Pemdes Desa Rasau Gelar Malam Renungan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:25 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/