Remaja di Bawah Umur Ugal-Ugalan di Jalan Desa Pinang Merah–Rasau: Warga Ketakutan, Polisi Diminta Bertindak!

- Publisher

Kamis, 30 Oktober 2025 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Aksi balap liar kembali marak di jalan desa Pinang Merah menuju Desa Rasau, tepatnya di kawasan Kumpul simpang 4 yang menghubungkan Desa Pialang, Sialang, dan sekitarnya. Berdasarkan pantauan langsung media ini di lapangan, setiap sore sekitar pukul 17.30 WIB, lokasi tersebut berubah menjadi arena adu kecepatan bagi remaja-remaja di bawah umur yang mengendarai sepeda motor tanpa memperhatikan keselamatan.

Dengan suara knalpot brong yang memekakkan telinga, para remaja ini saling adu cepat di jalan kabupaten yang ramai dilalui warga. Ironisnya, sebagian besar dari mereka tidak mengenakan helm, bahkan sering membawa lebih dari satu penumpang.

BACA JUGA :  Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Menanggapi Anggapan Rendahnya Kualitas Tenaga Kerja Lokal.

“Setiap sore, kami kalau lewat takut, Bang. Anak-anak itu tidak mau mengalah, kadang sepuluh motor lebih balapan di aspal itu. Kami khawatir bisa ada korban,” ujar Samsudin, salah satu warga yang ditemui di lokasi, dengan nada kesal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ugal-ugalan ini sudah berlangsung cukup lama dan semakin parah dari hari ke hari. Selain menimbulkan kebisingan, mereka juga membahayakan pengguna jalan lain, terutama warga yang pulang dari kebun atau sekolah.

BACA JUGA :  Semua Hanya Titipan Allah

Warga menilai, minimnya pengawasan dari aparat kepolisian dan orang tua menjadi salah satu faktor utama kenapa aksi ini terus berulang. “Kalau dibiarkan terus, pasti akan ada korban jiwa. Kami minta Polsek Pamenang dan Polres Merangin segera turun tangan sebelum terlambat,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Fenomena ini menunjukkan lemahnya kesadaran dan tanggung jawab sosial, baik dari pihak keluarga, aparat, maupun pemerintah desa. Di sisi lain, kebiasaan remaja di bawah umur menggunakan kendaraan tanpa izin resmi sudah jelas melanggar aturan lalu lintas dan membahayakan keselamatan publik.

BACA JUGA :  Terkasan Sangat Terburu-buru Izinpun Belakangan Rumah Sakit Umum Daerah, Tanjung. Karna Prioritas..

Warga berharap pihak kepolisian segera melakukan razia kendaraan bermotor dan menindak tegas pelaku balap liar, sekaligus memberikan edukasi kepada para orang tua agar lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak mereka di luar rumah.

“Jangan tunggu ada yang mati baru bertindak. Sudah banyak kejadian, korban jatuh karena ugal-ugalan di jalan seperti ini. Kami tidak mau desa kami jadi tempat kuburan akibat kelalaian,” pungkas warga lainnya dengan nada geram.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Berita ini 177 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:04 WIB

Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

Moslem Woman Silhouette in Old Vintage Brick Wall Background

Artikel

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB