Penjaga Alam NKRI Tolak Keras Tambang Ilegal, Dukung Gubernur Sumbar dan Siap Turun ke Jalan

- Publisher

Rabu, 1 Oktober 2025 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Padang – Ketua Umum Penjaga Alam NKRI, Azwar, menegaskan penolakan keras terhadap keberadaan tambang ilegal di Sumatera Barat. Menurutnya, tanah dan negara adalah titipan para pejuang republik yang harus dijaga sebaik-baiknya, bukan dirusak oleh kepentingan segelintir pihak.

BACA JUGA :  AKPERSI Sumsel Gelar Musdalub dan Lantik Pengurus Baru 2026 - 2031

“Tambang ilegal bukan hanya merusak alam, tapi juga mengkhianati amanah para pendiri bangsa. Sudah seharusnya seluruh pihak bersatu menjaga bumi dan lingkungan kita dari perusakan,” tegas Ketua Umum Penjaga Alam NKRI, Azwar, Rabu (01/10/2025) kepada Suara Utama sebagaimana rilisnya.

BACA JUGA :  Korban Angkat Bicara: “Kalau Merasa Benar, Buktikan di Pengadilan, Bukan Bermain Opini di Media

Lebih lanjut, Ketua Azwar menegaskan bahwa apabila praktik tambang ilegal terus dibiarkan, maka Penjaga Alam NKRI siap memimpin gerakan turun ke jalan di seluruh Sumatera Barat bersama masyarakat untuk menuntut penegakan hukum yang adil dan bersih dari oknum.

Penulis : ZF

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Tim Wartawan

Berita Terkait

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi
Ketika Hukum Kehilangan “RUH”
Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 
Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru
Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru
Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan
Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan
Berita ini 25,674 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:40 WIB

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:23 WIB

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:51 WIB

Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:48 WIB

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:23 WIB

Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru

Berita Terbaru

(Ilustrasi)

Hukum

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Jun 2026 - 14:23 WIB

Hukum

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:48 WIB