SUARA UTAMA, Asahan – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan sukses menggelar Milad ke-50 di Aula Kantor MUI Asahan, Sabtu–Ahad (26–27 Juli 2025). Perayaan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, masyarakat, serta organisasi Islam, sebagai momentum memperkuat peran MUI dalam membina umat dan menjaga persatuan bangsa.
Ketua MUI Asahan dalam sambutannya menegaskan bahwa Milad ke-50 bukan sekadar perayaan usia, melainkan refleksi untuk memperkuat komitmen bimbingan umat. Ia menyoroti pentingnya sinergi ulama dan umaro dalam membangun masyarakat religius, beradab, dan damai.
“Tanpa kolaborasi yang erat, sulit membentuk masyarakat yang berkeadilan dan bermartabat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Kabupaten Asahan memberikan apresiasi atas kontribusi MUI dalam bidang keagamaan, sosial, dan pendidikan. Kolaborasi harmonis ulama dan pemimpin dinilai sebagai kunci kemajuan daerah yang berlandaskan nilai-nilai spiritual dan moral.
- Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
- Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media
- Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Ketua Panitia menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Milad meliputi ziarah kubur, zikir, tahlil, dan doa bersama, sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama dan penyemangat dakwah ke depan.
Perayaan Milad Emas ini menjadi bukti kiprah MUI Asahan dalam menjaga harmoni umat dan mendukung pembangunan daerah. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus terjaga untuk menghadirkan masyarakat yang sejahtera dan bermartabat.
Penulis : Suhardi
Editor : Andre Hariyanto
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama











