SUARA UTAMA, Probolinggo- Event Pesta Rakyat Kraksaan (PARAKSA) yang berlangsung di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan (GMK) Kabupaten Probolinggo Jawa Timur pada tanggal 03/04 Oktober 2026, selain berdampak positif pada para Pedagang Kaki Lima (PKL) juga berkontribusi pada Pemasukan Asli Daerah (PAD) kabupaten Probolinggo. 11/10/2026.
PARAKSA yang berlangsung di stadion Gelora Merdeka Kraksaan (GMK) yang di selenggarakan secara mandiri tanpa menggunakan APBD memberikan dampak positif yang sangat signifikan bagi perputaran ekonomi lokal, menjadi ladang rezki dan peningkatan omset bagi para pengusaha UMKM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dampak positif bagi pedagang UMKM sangat dirasakan dan membuat ketagihan. Pelaku UMKM dapat memperkenalkan produk kuliner kreatif atau kerajinan lokal mereka langsung kepada ribuan masyarakat luas tanpa biaya pemasaran yang besar. Melalui interaksi langsung selama acara, pedagang dapat menjaring pelanggan baru yang potensial untuk jangka panjang, bahkan setelah acara berakhir.
Salah satu Pedagang Kaki Lima (PKL) Stadion Gelora Merdeka Kraksaan (GMK) “SLH” Sangat mengapresiasi kegiatan Peserta Rakyat Kraksaan (PARAKSA). Menurutnya, kegiatan tersebut sangat berdampak positif dan membuat para PKL ketagihan. Ia mengapresiasi Pemerintah kabupaten Probolinggo, para panitia dan paguyuban GMK.
“Alhamdulillah, saat acara Pesta Rakyat Kraksaan semua para PKL omzetnya meningkat, bisa jadi tiga kali lipat dari biasanya. Acara itu berlangsung dengan aman dan tertib. Kami sangat berharap kepada panitia, paguyuban, sering sering membuat terobosan trobosan seperti itu. Kegiatan itu kan tidak menggunakan APBD bahkan memberikan PAD. “Ucap nya.
Ketua panitia Pesta Rakyat Kraksaan (PARAKSA) “Andy Firmansyah” melalui sambungan telepon jejaring sosial whatsap. Menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi pemerintah kabupaten Probolinggo. Selain memberikan izin, pemerintah kabupaten Probolinggo berperan aktif sehingga pesta rakyat berjalan dengan sukses dan lancar.
“Kami sangat mengapresiasi pemerintah kabupaten Probolinggo dan semua pihak pihak terkait. Tanpa kerja sama antara Pemerintah Kabupaten, Paguyuban, panitia, PKL dan masyarakat kabupaten Probolinggo tidak mungkin itu berjalan sukses. Pemkab Probolinggo selain memberikan izin lokasi, sebelumnya memberikan kajian dan masukan kepada kami. Saran dan masukan tersebut kami Amini. “Ucap nya.
Bidan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Probolinggo “Idris” melalui pesan singkat whatsap kepada media membenarkan bahwa acara Pesta Rakyat Kraksaan (PARAKSA) yang berlangsung di stadion Gelora Merdeka Kraksaan (GMK) Berkontribusi untuk PAD kabupaten Probolinggo.
“Waalaikumsalam sebentar geh, Pemasukan sejumlah Rp. 17 juta. Mulai dari sewa lokasi,Pajak hiburan, pajak parkir dan retribusi persampahan. Kata nya melalui pesan singkat whatsap.
Sementara kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) kabupaten Probolinggo “Sugeng Wiyanto” kepada media melalui pesan singkat whatsap mengakui bahwa para PKL dan UMKM dalam pemantauan nya di Gelora Merdeka Kraksaan (GMK) saat Acara PARAKSA dagangan nya sangat laris.
“Untuk UMKM dan PKL nya sebagaimana pemantauan dilapangan rata rata penjualan dagangan nya cukup laku. Namun kedepan perlu penataan agar lebih rapi tempat PKL saat giat pasar malam, hal ini dikarenakan space lahan nya di GMK luasnya terbatas.”Ucap nya.
Penulis : Ali Misno











