lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Evaluasi Etis dan Rasionalitas Anggaran: Forum Karang Taruna Desak Pengalihan TPP ASN untuk Prioritas Pembangunan Masyarakat Pandeglang

- Publisher

Senin, 9 Juni 2025 - 13:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Forum Karang Taruna Pandeglang, Iding Gunadi Turtusi.Dok Pribadi.SUARA UTAMA. ID

Koordinator Forum Karang Taruna Pandeglang, Iding Gunadi Turtusi.Dok Pribadi.SUARA UTAMA. ID

SUARA UTAMA, Pandeglang-
Di tengah pusaran defisit anggaran dan banyaknya kebutuhan warga yang belum terjawab, Forum Karang Taruna Kabupaten Pandeglang, Banten, angkat suara. Bukan untuk memihak sepenuhnya atau mencari panggung, tapi sekadar mengingatkan: saatnya anggaran daerah benar-benar menyentuh kehidupan nyata masyarakat.

Koordinator Forum Karang Taruna, Iding Gunadi Turtusi, menyebut situasi fiskal saat ini sebagai krisis etis. Bukan hanya soal kurangnya uang, tapi juga soal arah dan keberpihakan penggunaan uang itu sendiri.

“Kita harus kembali ke prinsip dasar: anggaran dibuat untuk rakyat, bukan semata-mata untuk memanjakan birokrasi,” kata Iding saat diwawancarai di sela-sela forum diskusi pemuda di Pandeglang, Senin (9/6).

Salah satu yang menjadi sorotan Forum Karang Taruna adalah soal Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN. Bagi mereka, di tengah kebutuhan mendesak seperti jalan rusak, layanan kesehatan yang belum merata, dan sekolah yang masih butuh perbaikan, wacana pencairan TPP terasa agak kontras.

“TPP itu opsional, bukan wajib. Jadi wajar jika masyarakat menilai ada yang tidak pas jika insentif itu terus diprioritaskan, sementara warga masih berhadapan dengan persoalan dasar setiap hari,” ujarnya.

Meski begitu, Forum Karang Taruna tidak serta merta menyudutkan para ASN. Mereka justru mengajak semua pihak, termasuk aparatur pemerintahan, untuk sama-sama bersikap bijak.

BACA JUGA :  Beli Tanah Rp280 Juta, Warga Samarinda Kaget Temukan Patok Orang Lain di Lokasi - Kuasa Hukum Layangkan Somasi

“Kita tidak anti-TPP. Tapi mari lihat konteks. Kalau anggaran terbatas, mari dahulukan yang paling penting dan paling dibutuhkan,” ucap Iding, yang mengaku prihatin dengan suara-suara ASN yang terlalu lantang menuntut insentif pribadi.

Lebih jauh, forum ini menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati Iing Andri Supriyadi yang dinilai sedang berupaya serius membenahi infrastruktur dan layanan dasar masyarakat.

“Langkah-langkah Wakil Bupati patut didukung. Tapi, dukungan bukan berarti bebas kritik. Justru kami hadir sebagai mitra kritis—mendorong agar kebijakan tetap on the track, tetap berpihak pada rakyat,” jelasnya.

BACA JUGA :  Puluhan Dompeng Rakit Mengobrak-abrik Sungai Tanjung Lamin, Warga Desak Polda Jambi Turun Tangan

Mereka juga mendorong Bupati Rd. Dewi Setiani dan jajaran eksekutif lainnya untuk mengevaluasi kebijakan anggaran, khususnya terkait TPP dalam RAPBD 2025.

“Inilah waktunya menata ulang. Dari birokrasi untuk birokrasi, ke birokrasi untuk rakyat. Itu semangat yang harus dihidupkan,” tutup Iding.

Forum Karang Taruna Pandeglang menegaskan siap berdiri di tengah: tidak memihak tanpa alasan, tidak pula mengkritik tanpa solusi. Peran mereka sederhana—menjaga agar suara rakyat tidak tenggelam dalam tumpukan berkas dan agenda rapat.

Editor : Nafian Faiz

Sumber Berita: Forum Karang Taruna Pandeglang

Berita Terkait

Suara Utama Gelar Rapat Kerja Pengurus Redaksi, Bahas Program Kerja 2026-2027 dan Transformasi Digital
Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan
Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi
SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas
Kalapas Bangko Tinjau Aset Tanah, Siapkan Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi
PETI Mengancam Sungai dan Permukiman Tanjung Lamin, Polda Jambi Diminta Turun Tangan
Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik
Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Suara Utama Gelar Rapat Kerja Pengurus Redaksi, Bahas Program Kerja 2026-2027 dan Transformasi Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:27 WIB

SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kalapas Bangko Tinjau Aset Tanah, Siapkan Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/