Dari Duka Jadi Aksi: Anies Baswedan Luncurkan Jembatan Harapan di Pandeglang Lewat Gerakan Aksi Bersama

- Publisher

Kamis, 15 Mei 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aura bahagia terpancar dari 2 gadis kecil saat berpose di ujung jembatan baru

Aura bahagia terpancar dari 2 gadis kecil saat berpose di ujung jembatan baru

SUARA UTAMA, Pandeglang – Sebuah jembatan bisa jadi sekadar lintasan bagi sebagian orang. Tapi di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten, jembatan adalah garis hidup. Rabu pagi (14/5), ratusan warga berkumpul di tepian sungai menyaksikan momen bersejarah: Peresmian Titian Persatuan, jembatan yang dibangun dengan gotong royong penuh cinta—sekaligus peluncuran resmi Perkumpulan Aksi Bersama.

Gerakan ini diinisiasi langsung oleh Anies Baswedan. Bukan sekadar organisasi, Aksi Bersama hadir sebagai wadah aksi nyata. “Aksi Bersama bukan hanya tempat berdiskusi, tapi tempat mewujudkan perubahan,” ujar Anies dalam sambutannya di hadapan warga yang menyambutnya dengan haru.

BACA JUGA :  Polres Maros Gelar Anjangsana Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Pererat Silaturahmi Keluarga Besar Polri

Yang membuat peresmian ini berbeda adalah cerita di baliknya. Tiga bulan sebelum jembatan itu berdiri kokoh, Anies berkunjung ke Cihanjuang dan mendengar kisah pilu: seorang ibu hamil tua meninggal karena tak sempat dibawa ke rumah sakit—akses jalan satu-satunya adalah jembatan rapuh yang hampir putus. Cerita itu menggugah, dan menjadi alasan pertama Aksi Bersama bergerak membangun jembatan kehidupan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kenapa jembatan? Karena jembatan adalah pintu gerbang kesejahteraan,” lanjut Anies. Titian Persatuan menjadi program pertama Aksi Bersama, dan akan dilanjutkan ke berbagai desa lain yang mengalami hal serupa—terisolasi karena rusaknya infrastruktur dasar.

BACA JUGA :  Pakopak Mendukung Program KDMP, Namun Tidak Akan Mentolerir KDMP di Bangun di Lahan Masuk LSD 

Kepala Desa Cihanjuang, Cacu Sukardi, mengungkapkan kebanggaannya atas jembatan yang dibangun warganya sendiri. “Siang malam kami gotong royong. Ibu-ibu masak, bapak-bapak bangun jembatan,” katanya. Ia menambahkan bahwa jembatan lama begitu rapuh hingga sering membuat anak-anak terpeleset.

Kini, berkat kolaborasi warga dan dorongan Aksi Bersama, jembatan kokoh berdiri. Warga menyebutnya Titian Persatuan, karena menjadi simbol dari kekuatan gotong royong dan tekad untuk tidak lagi diam saat nyawa dipertaruhkan.

BACA JUGA :  Bupati Majene Hadiri Pawai Budaya “Messawe To Tamma”, Wujud Syukur Kelulusan dan Khatam Al-Qur'an

Aksi Bersama kini membuka ruang bagi siapa saja yang ingin bergabung dalam gerakan perubahan ini. Di situs resminya, aksibersama.or.i, siapapun dapat mendaftar dan ikut serta membangun jembatan—baik secara harfiah maupun dalam arti persatuan dan kepedulian.

“Mari bangun jembatan kebaikan. Tidak harus menunggu kaya untuk berbuat. Bersama, kita bisa membuka jalan harapan di seluruh penjuru negeri.”

Penulis : Mohammad Abu SaRach

Editor : Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:11 WIB

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:41 WIB

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:03 WIB

Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Berita Terbaru