Woowww,  1149 Siswa Data Ganda. Dispendik dan Kemenag kabupaten Probolinggo sedang Berbenah. 

- Publisher

Selasa, 4 Maret 2025 - 19:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA PROBOLINGGO-

Adanya informasi Data Residu/Data ganda Siswa yang di himpun Oleh Team media yang selama ini di duga belum pernah ada perbaikan untuk mengsingkronisasi/pemadanan data antara Dispendik dan Kemeneg kabupaten Probolinggo Ternyata Benar adanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data residu di benarkan oleh kepala Dinas pendidikan kabupaten Probolinggo “”Drs. H. Dwijoko Nurjayadi, M.M.” di ruang kerjanya pada hari Selasa tanggal 04 Maret 2025. menurut nya, Dinas pendidikan dan kemenag kabupaten Probolinggo Saat ini sedang melakukan sinkronisasi data residu/data siswa Ganda.

BACA JUGA :  Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional

“data ganda/data residu, kami dapatkan setelah kami ada penggabungan atau sinkronisasi atau pemadanan data antara data yang ada di dinas pendidikan dengan data di kemeng. akhirnya setelah kami padankan ketemulah ada data siswa Ganda, Artinya satu murid di terdata di dua sekolah. “Jelas nya.

BACA JUGA :  Yayasan Suara Utama Indonesia Perkuat Kiprah di Dunia Pers

dirinya juga mengatakan bahwa telah ada kesepakatan antara Dispendik dan kemenag.” kami sudah bertemu dengan pihak kemenag untuk kita selesaikan permasalahan ini. kita tidak mencari rebutan murid dan sebagainya. akan tetapi, di mana murid itu aktif, data itu yang tidak di coret. sedangkan murid yang terdata di sekolah tapi murid nya tidak aktif itu harus di coret. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Yohanes Degei Tegaskan Ketertiban Ketertiban Jelang Peresmian Gereja Katolik Idakebo

kepala Dinas pendidikan Kabupaten Probolinggo juga menambahkan. “data residu yang kita padankan ada Seribu seratus empat puluh sembilan. mudah mudahan bisa di selesaikan secepatnya sebelum program seratus hari bupati dan wakil bupati kabupaten Probolinggo. “imbuh nya.

Sementara Kepala kantor kemenag kabupaten Probolinggo”H. Syamsur” Saat di Konfirmasi media lewat jejaring sosial watshap terkait Sinkronisasi data residu. belum ada jawaban sampai berita ini di terbitkan.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Sikap Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terbongkar, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Segera Akan Melakukan Koordinasi 
Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan
Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media
PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 
Irigasi Diduga Mengalir di Area Pabrik PT Sasa Inti, Dugaan Juga Tertuju Pada Pemasangan dan Pengoperasian Turbin Gas Bumi
Berita ini 1,204 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Sikap Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terbongkar, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Segera Akan Melakukan Koordinasi 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:33 WIB

BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp