Menyingkap Hikmah dibalik Surat Al-Ashr 1-3 bagi Manusia

- Publisher

Minggu, 23 Februari 2025 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

hikmah waktu

hikmah waktu

Suara Utama,-  Manusia adalah makhluk yang diberi anugrah akal oleh Alloh SWT, dengan akal itu manusia  dapat berfikir dan menggunakan fikirannya untuk menjalani setiap aktivitas dalam kehidupannya.   tujuan berpikir untuk menemukan pemahaman/ pengertian yang dikehendakinya.

Ini Lho Manfaat Berpikir , Mengambil keputusan dengan tepat. Melihat masalah dari berbagai perspektif, Menemukan ide dan peluang baru  Meningkatkan kreativitas.

Selain itu dengan manusia berfikir maka diperolehlah hasil pilihan manusia yang bisa kita sebut Hikmah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hikmah (bahasa Inggris: Wisdom) adalah suatu pengertian dan pemahaman yang dalam mengenai orang, barang, kejadian atau situasi, yang menghasilkan kemampuan untuk menerapkan persepsi, penilaian dan perbuatan sesuai pengertian tersebut.

Hikmah apa yang didapat dari pola berpikir yaitu

Salah satu manfaat berpikir  adalah dapat lebih terbuka terhadap perbedaan pendapat. Pada saat kamu menerima informasi baru atau mencari solusi tentang masalah yang ada, kamu tetap bisa objektif dengan sumber-sumber pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya.

Hikmah adalah kata Arab yang berarti kebijaksanaan, kecerdasan, filsafat, atau dasar pemikiran. Dalam Islam, hikmah merupakan salah satu konsep penting yang berkaitan dengan ibadah, muamalah, dan dakwah.

Contoh Hikmah dalam Keseharian

  1. Menjadi Seseorang yang Optimis serta Terus berjuang maju dalam hidup.
  2. Lebih Menerima Keadaan Hidup Saat Ini.
  3. Ajarkan Arti Kedewasaan dalam mengambil Sikap.
  4. Belajar Memahami Jalan Pikiran Orang Lain.
  5. Menghargai dan menghormati Hak-hak Orang Lain.
  6. Mengetahui Kebaikan yang dilakukan Orang Lain.

Bagaimana cara mengambil hikmah dari setiap kejadian, yaitu :Terbuka pada nasihat dan masukan dari orang lain, tidak merasa paling benar sendiri, mau belajar dari pengalaman maupun kesalahan sebelumnya,Jangan menganggap bahwa dirimu sudah paling baik, dan tidak mendahulukan prasangka negatif dalam memaknainya.

BACA JUGA :  Bapelkum Bitung Tingkatkan Kompetensi ASN Hadapi Tantangan Informasi Digital

Dengan hikmah itu manusia mencari suatu Haluan untuk mendapatkan manfaatnya, seperti membaca Al quran dan membaca terjemahannya sehingga manusia mengerti isi kandungan pesan tersebut untuk direnungkan dan dipahami sebagai arah yang harus dilaksanakan atau ditinggalkan dengan konsekuensinya masing masing, seperti yang di firmankan dalam Surat Al Ashr.

Qur’an Al Ashr adalah salah satu firman Allah yang diturunkan di Makah yang merupakan bagian dari juz 30. Surat ini tergolong jenis surat pendek yang ada di dalam Al-Quran. Meski tergolong surat pendek, namun mengandung makna yang luar biasa jika dilihat dari nilai pendidikan kedisiplinan.

Kandungan makna yang sangat dalam tersirat dalam surat Al Ashr ini menjelaskan bahwa Allah telah bersumpah atas nama waktu dengan tegas menyatakan celakalah bagi orang yang menyia-nyiakan waktu untuk melakukan hal yang kurang bermanfaat, kecuali orang yang memiliki keiman dan selalu menjalankan amal soleh saling berwasiat terhadap kebenaran dan kesabaran. Seperti tersirat dalam Firman Allah berikut ini yang artinya:

“Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan sert saling menasehati untuk kebenaran dan saling  menasehati untuk kesabaran” (QS. Al Ashr: 1-3).

Surat Al Ashr menjadi surat yang memiliki makna dan keutamaan yang bermanfaat bagi umat muslim karena isinya Allah menyerukan umat muslim untuk dapat melakukan amal sholih sebanyak-banyaknya dan saling menasihati pada kebaikan agar tidak termasuk ke dalam orang-orang merugi.

Kandungan makna ayat dalam surat Al Ashr tersebut mengandung keutamaan untuk mengingatkan kepada orang-orang iman agar dapat memperbanyak amal sholih dan juga saling menasihati pada kebaikan. Semua itu dilakukan agar kita tidak termasuk ke dalam golongan orang yang merugi.

BACA JUGA :  Bupati Majene Hadiri Pawai Budaya “Messawe To Tamma”, Wujud Syukur Kelulusan dan Khatam Al-Qur'an

Keutamaan surat Al Kautsar ini dapat dipahami dan diresapi kaum muslimin agar dapat ditinggikan derajatnya di surga dan memperoleh limpahan pahala yang bermanfaat untuk kehidupan di akhirat.

Dengan mengetahui makna dan keutamaan surat Al Ashr dapat dijadikan sebagai pengingat untuk dapat meghargai waktu dengan baik dan menjauhkan dari perbuatan yang tidak bermanfaat dalam kehidupan.

Berikut penjelasan mengenai makna yang terkandung di dalam QS. Al Ashr:

  1. Pada ayat ke 1 Allah bersumpah menyebut “demi massa”

Massa berarti waktu yang dilalui manusia di dunia agar orang-orang beriman memanfaatkan waktu sebaik-baiknya karena kebanyakan manusia lalai menjalani kehidupannya. Karena manusia diberi akal dan pikiran serta ilmu maka hidup beragama harus dengan ilmu dan Iman yang dilandasi dengan ilmu pengetahuan. Makna yang terkandung dalam surat Al Ashr tersebut Allah menjelaskan bahwa seluruh manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kerugian yang dimaksud di sini bahwa manusia akan merugi di dunia dan di akhirat, tidak akan memperoleh suatu kenikmatan terkecuali mereka yang beriman dengan dilandasi ilmu tentang beragama.

  1. Pada ayat ke 2 Allah menyebut bahwa “sesungguhnya manusia berada  dalam kerugian” yang besar. Maksudnya adalah Allah sudah memberi   waktu kepada manusia tapi tidak diisi dengan kegiatan yang bermanfaat selalu bersenda gurau dan bermalas malasan.Mengamalkan ilmu yang kita miliki.

Hal ini dijelaskan di dalam Hadits berikut ini: ”Seorang hamba tidak akan beranjak dari tempatnya pada hari kiamat nanti hingga dia ditanya tentang ilmunya, apa saja yang telah ia amalkan dari ilmu tersebut.” (HR. Ad Darimi)

  1. Pada ayat ke 3 “ Kecuali orang-orang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran”.
BACA JUGA :  Aktivitas Dompeng Rakit Ilegal Diduga Milik Dayat Porak-porandakan Sungai di Desa Lantak Seribu

Cara yang harus ditempuh agar manusia tidak termasuk orang-orang yang mengalami kerugian ada 4 syarat yaitu :

  • Orang yang beriman :

Menurut Syaikh Abu Bakar Al Jazalri dalam tafsirnya bahwa orang-orang beriman dikecualikan     oleh Allah dari kerugian karena mereka beriman kepada Allah dan Rasulnya dan orang yang berilmu karena menggunakan akalnya untuk berpikir dan berbuat sesuai sunnah Rasul.

  • Orang yang beramal sholeh

Yaitu semua  manusia dalam keadaan merugi kecuali pada orang-orang yang Allah kecualikan.

Mereka yang beramal sholeh sesuai dengan yang diwajibkan oleh Allah dan sunah-sunah Rasul.

Perbuatan manusia sendirilah yang menjerumuskan dirinya ke dalam dosa dan kerugian kecuali yang beramar makruf nahi mungkar dan bersedekah membantu sesama .

  • Saling menasehati tentang kebenaran

Yaitu orang yang  saling nasehat menasehati dalam kebaikan, berpegang pada tali Allah dan kebenaran mengikuti petunjuk  Al Quran dan Sunah Rasul

  • Saling menasehati tentang kesabaran

Yaitu  saling mengingatkan sesama muslim tentang kesabaran dan berusaha untuk tidak berbuat maksiat. Sabar dalam dakwah dan sabar dalam  taat kepada Allah sangat berat dilakukan karena pada dasarnya manusia tidak tahan dengan cobaan, penderitaan dan kesusahan.

Sesuai dalam Al Quran Surat Yusuf : 108 :“Katakanlah, “inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik.” (QS. Yusuf: 108).

Sekian semoga dapa mengingatkan kita semua.

Penulis : Tonny Rivani

Berita Terkait

Wakil Bupati Majene Pimpin Rakor Teknis Penyelarasan Program Prioritas Nasional dan Daerah Tahun 2027
Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 
Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:43 WIB

Wakil Bupati Majene Pimpin Rakor Teknis Penyelarasan Program Prioritas Nasional dan Daerah Tahun 2027

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:37 WIB

Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:11 WIB

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:41 WIB

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:03 WIB

Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba

Berita Terbaru