Ternyata Serpihan Kayu Secang bermanfaat untuk Kesehatan

Minggu, 26 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama, Sejak tahun 1985, WHO (World Health Organization) telah memprediksi bahwa sekitar 80% penduduk dunia telah memanfaatkan tumbuhan obat (herbal medicine, phytotherapy, phytomedicine, atau botanical medicine) untuk kesehatan. Salah satunya adalah tanaman secang, kulit kayunya yang dimanfaatkan sebagai obat herbal.
Kayu Secang (Caesalpinia sappan L), merupakan tanaman semak atau pohon rendah dengan ketinggian 5-10 m. Tanaman ini termasuk famili Leguminoseae dan tersebar di wilayah Asia Tenggara, Afrika, dan Amerika. Secang merupakan jenis tanaman perdu atau pohon yang berukuran kecil. Batang dan percabangannya berduri yang bentuknya bengkok dan letaknya tersebaran di batang pohon, batang berbentuk bulat, warnanya hijau kecoklatan.
Secang tergolong tumbuhan herbal yang tumbuh alami pada hutan-hutan sekunder. Secang mengandung senyawa fenolik seperti flavonoid, yang bersifat antioksidan penangkap radikal bebas. Kayu Secang biasanya dijadikan minuman herbal tradisional yang digunakan untuk meredakan gejala masuk angin, batuk, pilek, dan bermanfaat untuk menghangatkan tubuh.
Ekstra kayu secang juga dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami dengan cara direbus, air rebusan kayu secang umumnya berwarna merah terang, air rebusan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pewarna makanan dan juga minuman.
Manfaat kayu secang untuk kesehatan telah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama bertahun-tahun. Kayu secang, yang juga dikenal sebagai kayu Brazil, tanaman kayu secang tumbuh di daerah yang sangat kering. Oleh karena itu, disarankan untuk mengembangkan tanaman ini di kawasan Indonesia bagian Timur, seperti Nusa Tenggara Timur, yang memiliki iklim yang cenderung kering.
Kayu secang adalah jenis pohon kecil dengan tinggi sekitar 5 – 10 meter. Permukaan batangnya kasar dan terdapat duri yang tersebar di sekitarnya. Daunnya terdiri dari daun majemuk yang menyirip, dengan setiap sirip memiliki 10 – 20 pasang anak daun yang berhadapan, dan memiliki daun penumpu.
Perbungaan kayu secang terdiri dari tandan bunga berwarna kuning terang yang tidak terbatas jumlahnya. Buahnya berbentuk polong berwarna hitam dan mengandung 3 – 4 biji yang berbentuk bulat memanjang. Kayu secang mengandung berbagai zat yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk asam galat, tanin, resorsin, brasilin, brasilein, d-alfa-phellandrene, antibakteri, oscimene, alkaloid, flavonoid, saponin, fenil propana, terpenoid, dan minyak atsiri. Berkat kandungan-kandungan ini, kayu secang memiliki manfaat, antara lain:
Mengatasi tumor. Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa kayu secang memiliki aktivitas antitumor yang dapat membantu dalam pengobatan kanker., Menurunkan kadar gula darah. Kayu secang dapat membantu Menurunkan kadar gula darah. Ini dapat menjadi bantuan bagi individu dengan diabetes atau orang yang ingin menjaga kadar gula darah mereka tetap stabil.Selain itu juga bermanfaat :

Mengobati diare.
Kayu secang telah digunakan secara tradisional untuk mengatasi masalah pencernaan seperti diare. Ekstrak kayu secang memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu mengurangi infeksi yang menyebabkan diare.
Mengatasi sifilis.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kayu secang memiliki sifat antimikroba yang efektif melawan bakteri penyebab sifilis. Ekstrak kayu tersebut dapat membantu dalam pengobatan penyakit ini.
Membersihkan darah kotor.
Kayu secang diketahui memiliki sifat detoksifikasi yang membantu membersihkan darah dari racun dan kotoran. Ini dapat membantu meningkatkan kesehatan umum dan mengurangi beban kerja pada organ-organ tubuh yang terlibat dalam detoksifikasi.
Meredakan berak darah.
Ekstrak kayu secang memiliki sifat penyembuhan dan antiinflamasi yang dapat membantu meredakan berak darah atau perdarahan dalam sistem pencernaan.
Mengobati malaria.
Kayu secang mengandung senyawa aktif yang memiliki sifat antimalaria. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa dapat membantu dalam pengobatan malaria dengan menghambat pertumbuhan parasit malaria.
Menjadi penawar racun.
Kayu secang memiliki sifat antidotum yang digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meredakan efek racun atau zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh.
Membantu pemulihan pasca persalinan.
Kayu secang digunakan dalam pengobatan tradisional untuk membantu pemulihan pasca persalinan. Kayu ini diketahui memiliki sifat antiseptik dan antiinflamasi yang dapat membantu membersihkan dan menyembuhkan luka setelah persalinan.
Menghilangkan jerawat.
Kayu secang mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid yang dapat membantu mengurangi peradangan dan merawat kulit. Ini dapat membantu mengurangi jerawat dan mencerahkan kulit.
Pembuatan minuman tradisional Betawi.
Kayu secang digunakan dalam pembuatan minuman tradisional seperti bir pletok, yang memberikan pewarna alami dan sedikit rasa khas.
Merelaksasi pembuluh darah.
Kayu secang diketahui memiliki sifat vasorelaksan, yang dapat mem bantu merelaksasi pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi darah. Melindungi hati.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kayu secang memiliki sifat hepatoprotektif, yang berarti dapat melindungi hati dari kerusakan dan gangguan fungsi hati,

BACA JUGA :  Wakil Bupati Subang Hadiri Halal Bihalal KORMI Subang, Bahas Restrukturisasi Dan Perkembangan Organisasi

Penulis : Tonny Rivani

Editor : Tonny Rivani

Sumber Berita : Sember : https://www.alodokter.com/7-manfaat-kayu-secang-untuk-kesehatan

Berita Terkait

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Berita Terbaru