Ancaman Krisis Iklim Meningkat, Komunitas di Enam Desa Lakukan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik

- Publisher

Rabu, 15 Januari 2025 - 10:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama, ACEH TAMIANG – Kolaborasi Yayasan PKPA, Konsorsium SMART dan FSPA melalui Program Pengelolaan Risiko Melalui Penguatan Kapasitas Pemerintah dan Komunitas dengan Aksi Antisipasi Bencana di Kabupaten Aceh Tamiang sukses menyelenggarakan pelatihan pengolahan sampah organik dan pembuatan pupuk cair pada tanggal 11, 13, dan 14 Januari 2025. Pelatihan ini diadakan di tiga lokasi berbeda, melibatkan 90 peserta dari enam desa di Kabupaten Aceh Tamiang, yakni Desa Rantau Pakam, Teluk Halban, Teluk Kemiri, Teluk Kepayang dari Kecamatan Bendahara serta Pegidam dan Pantai Cempa dari Kecamatan Bandar Pusaka.

BACA JUGA :  Warga Desa Gading Kulon Mendesak ATR/BPN, Segera Mengambil Tindakan dan Keputusan Agar Kebenaran Terungkap 

Pelatihan komposting dan pembuatan pupuk cair ini difasilitasi oleh Efry Nurziansyah Putra, SP dan Muhammad Razi, S.Tr.P yang merupakan Penyuluh Pertanian di Kabupaten Aceh Tamiang dengan melibatkan peserta perwakilan pemerintah desa, petani sawah dan kebun, anggota PKK, serta para pemuda desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pelatihan ini dilakukan dengan empat tujuan utama. Pertama, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah sampah organik di tingkat rumah tangga, yang tidak hanya bermanfaat untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan pupuk alami. Kedua, peserta diharapkan melakukan penerapan penggunaan sampah organik dalam pengelolaan tanaman perkarangan rumah, kebun, dan sawah, guna meningkatkan hasil pertanian secara organik. Ketiga, meningkatkan kesadaran pentingnya pola makan sehat melalui pertanian organik yang dapat mengurangi penggunaan bahan kimia dalam pertanian, sekaligus menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik. Dan keempat, untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimiawi dan produk pabrikan yang mahal dan berdampak negatif terhadap lingkungan.

BACA JUGA :  UPT Puskesmas Klenang Kidul Pastikan  Bayi Kembar 3 Desa Gading Kulon Kondisi Bagus, BB Sesuai Umur 

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta, yang mengaku sangat terbantu dengan materi yang disampaikan. Mereka berharap pelatihan ini bisa terus dilanjutkan dan dapat diterapkan langsung di desa masing-masing untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan hasil pertanian yang lebih sehat.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 

 

Pada penutupan acara, Ismail Marzuki selaku manajer program menyampaikan harapannya agar komunitas di enam desa mitra tersebut dapat lebih mandiri dalam pengelolaan sampah organik dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta semakin mendukung penerapan pola pertanian berkelanjutan di wilayah mereka.

Editor : Yoga Wowor

Sumber Berita: Ismail Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak

Berita Terkait

Lapas Bangko Gelar Salat Istisqa, Wujud Ikhtiar dan Doa Memohon Turunnya Hujan
Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026
Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan
Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81
Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif
Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Lapas Bangko Gelar Salat Istisqa, Wujud Ikhtiar dan Doa Memohon Turunnya Hujan

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/