Operasi SAR Pencarian Orang Diduga Tenggelam di perairan kariangau Balikpapan Barat

- Publisher

Minggu, 1 Desember 2024 - 22:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Suara Utama, Balikpapan, 01 Desember 2024 – Tim SAR gabungan saat ini sedang melakukan pencarian terhadap seorang pria yang diduga tenggelam di perairan kariangau Balikpapan Barat. Korban yang diketahui dengan nama Sujarwo usia 53 tahun, Terakhir dilihat terekam cctv tanggal 30-11-2024 pukul 05:20 di kapal dharma ulin ferry ketika kapal akan berlabuh di pelabuhan kariangau, terlihat korban menggunakan baju hitam.

 

Sementara menurut keterangan saksi yang merupakan security perusahaan, sempat melihat orang berenang dan sempat menegur lalu orang tersebut terlihat seperti ketakutan lalu berenang menjauh namun pihak security tidak bisa mengidentifikasi bahwa itu adalah orang yang sedang dicari.

 

Sedikit informasi bahwa lokasi tempat korban terakhir kali terlihat merupakan tempat habitat buaya.

 

Dody Setiawan Suwondo, S.T., M.M Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, dalam keterangan resminya mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengerahkan sejumlah tim rescue, termasuk, perahu karet, dan alat pendeteksi untuk mencari korban. “Kami akan terus melakukan pencarian dengan menggunakan berbagai peralatan untuk memastikan keselamatan korban,” Ungkapnya.

BACA JUGA :  Lapas Bangko Perkuat Sinergi dengan Puskesmas Pematang Kandis, Bahas Pengelolaan Limbah Medis

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya mencari korban, Dukungan juga dari Angkatan Laut, Satpolair, dan Dinas Perhubungan (Dishub) serta Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan. Pihak keluarga korban yang berada di lokasi terlihat sangat sedih dan menantikan perkembangan operasi pencarian ini.

BACA JUGA :  Poltera Hadirkan e-Khitan Florence, Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Griya Sehat Florence Sumenep

 

Terlihat dilapangan 4 personil Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Kota Balikpapan terlibat dalam Operasi SAR ini, bersama TNI-Polri dan stakeholder terkait, Relawan serta keluarga korban.

 

Perkembangan lebih lanjut akan diinformasikan setelah ada hasil dari upaya pencarian.

Penulis : Yoga Wowor

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Sikap Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terbongkar, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Segera Akan Melakukan Koordinasi 
Warga Resah Mobil Tangki Solar Industri Marak ke Tabir Barat, Dugaan Pasokan untuk PETI Mencuat
Ponpes Muhammadiyah Sabilil Muttaqien Gisting Tanggamus Memperingati Hari Santri 2026
Dugaan Penyelewengan Dana Gizi Rp200 Juta di Puskesmas Simpang Limbur Merangin Disorot, Nama Eks Kapus Fifi Maisari Disebut
Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan
Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi
Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Sikap Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terbongkar, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Segera Akan Melakukan Koordinasi 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Warga Resah Mobil Tangki Solar Industri Marak ke Tabir Barat, Dugaan Pasokan untuk PETI Mencuat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Ponpes Muhammadiyah Sabilil Muttaqien Gisting Tanggamus Memperingati Hari Santri 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Gizi Rp200 Juta di Puskesmas Simpang Limbur Merangin Disorot, Nama Eks Kapus Fifi Maisari Disebut

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp