Debat Publik Calon Bupati Mesuji: Ajang Adu Visi dan Gagasan

- Publisher

Jumat, 1 November 2024 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Mesuji – Pada Kamis (31/10/2024), Gedung Serba Guna (GSG) Taman Kehati Mesuji menjadi saksi digelarnya debat publik kandidat Bupati Mesuji yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mesuji. Acara yang dihadiri oleh empat pasangan calon (Paslon) bupati Mesuji yaitu paslon nomor urut 1 Syamsudin-Yulivan, paslon nomor urut 2 Elfianah-Yugi wicaksono, Paslon nomor urut 3 Edi Ashari-Tri Isyani, paslon nomor urut 4 Suprapto-Fuad Amrullah. Acara ini juga turut disaksikan oleh berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pemilihan kepala daerah serentak Kabupaten Mesuji tahun 2024 dan relawan dari masing masing Paslon.

Foto: Calon Bupati dan Wakil Bupati Mesuji Pemilihan Tahun 2024

Debat dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Mesuji, Ali Yasir. Dalam sambutannya, pria yang akrab di panggil Acing menyampaikan pentingnya menjaga etika dalam debat, dengan melarang keras menyerang secara personal dan isu SARA. “Kami siap bekerja keras, menjaga integritas melaksanakan tahapan Pemilihan hingga dilantiknya Calon terpilih,” katanya. Ia juga memberi menegaskan kepada para kandidat agar debat tetap berjalan dengan penuh etika, jika melanggar dari Tata Tertib debat publik, maka acara akan di hentikan.

BACA JUGA :  Predator Koruptor Kelahiran Wilayah Yang di Juluki Surga Yang Hilang,Terpilih Menjadi Presiden LSM LIRA
Foto: Suasana Debat Publik Calon Bupati Mesuji, Lampung

Visi, Misi, dan Tantangan Masa Depan Mesuji

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada sesi utama, masing-masing calon bupati memaparkan visi dan misi mereka untuk membangun Mesuji ke depan. Tidak hanya sekadar penyampaian visi dan misi, tetapi debat kali ini juga diramaikan oleh sesi tanya jawab interaktif antar calon, memperlihatkan beragam perspektif mereka tentang kemajuan Mesuji. Setiap calon memiliki karakteristik unik dalam penguasaan panggung, memberi warna tersendiri dalam jalannya debat.

 

Di tengah keberagaman pandangan tersebut, ada beberapa kesamaan yang menonjol dalam visi dan misi yang mereka usung, di antaranya:

BACA JUGA :  Menakar Etika Demokrasi Dan Keadilan Pemilu Dalam Bayang Politik Kepentingan

– Peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan,

– Perbaikan pelayanan birokrasi,

– Peningkatan layanan kesehatan dan sosial,

– Pembangunan infrastruktur.

Namun bukan hanya rencana baru yang menjadi sorotan. Tokoh masyarakat yang enggan di sebutkan namanya menyampaikan pandangannya kepada awak media melalui obrolan hangatnya selepas menonton Acara Debat publik Calon Bupati Mesuji tersebut secara Live melalui kanal Youtube resmi KPU Kabupaten Mesuji. Bahwa Mesuji menyimpan beberapa pekerjaan rumah (PR) yang perlu mendapat perhatian serius dari para calon bupati, diantaranya:

1. Pembangunan yang Tak Terselesaikan

Beberapa proyek besar, seperti Islamic Center dan Embung Albaret, yang sudah menelan anggaran yang cukup besar tetapi tidak selesai dan terkesan terbengkalai. Penyelesaian proyek-proyek ini perlu diperhatikan agar tidak menambah beban anggaran daerah.

Foto: Islamic center dan embung Albaret, calon destinasi wisata Mesuji yang pembangunannya terhenti

 

2. Optimalisasi Program Cetak Sawah

Program cetak sawah yang diterapkan di sejumlah desa menghabiskan anggaran besar, namun hasilnya belum optimal. Bahkan, banyak lahan yang gagal berfungsi sebagaimana mestinya. Pemimpin baru diharapkan mampu mengelola program serupa dengan cara yang lebih efektif dan efisien.

BACA JUGA :  Fardy Iskandar: Seleksi KPID Kaltim Bukan Sekadar Formalitas, Ini Soal Marwah Penyiaran Daerah

 

 

 

Para calon diingatkan untuk tidak sekadar mencanangkan program baru dengan anggaran besar tanpa mempertimbangkan hasil sebelumnya. Masyarakat Mesuji kini menanti pemimpin yang tidak hanya memiliki visi besar, tetapi juga solusi nyata untuk mengatasi tantangan yang ada.

 

Menanti Pemimpin yang Berintegritas dan Solutif

 

Debat publik ini memperlihatkan bahwa Mesuji membutuhkan sosok pemimpin yang tak hanya berwawasan luas, tetapi juga peduli terhadap kelanjutan proyek yang telah berjalan. Masyarakat ingin perubahan, namun tetap mendambakan pemimpin yang bijak, memahami akar permasalahan, dan memiliki komitmen untuk merealisasikan janji-janjinya.

Berita Terkait

PDI Perjuangan Makassar Lantik Pengurus Anak Cabang se-Kota Makassar
KUNJUNGAN KERJA BADAN KEHORMATAN DPRD KALTIM KE JAWA TIMUR Perkuat Mekanisme Penegakan Kode Etik dan Perlindungan Hak Ketenagakerjaan
Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya
DPRD Se-Kalimantan Ikuti Bimtek PKS di Jakarta, Perkuat Sinergi Legislatif demi Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Ketua STAI Samarinda: Akreditasi Program Studi Bukan Sekadar Formalitas, Ini Kewajiban Hukum
Menakar Etika Demokrasi Dan Keadilan Pemilu Dalam Bayang Politik Kepentingan
Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 
Genah Rasa Snack: Pelopor Oleh Oleh Bandung 24 Jam yang Guncang Shopee Lewat Kelezatan Tempe Goreng Fenomenal!
Berita ini 166 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 08:11 WIB

PDI Perjuangan Makassar Lantik Pengurus Anak Cabang se-Kota Makassar

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

KUNJUNGAN KERJA BADAN KEHORMATAN DPRD KALTIM KE JAWA TIMUR Perkuat Mekanisme Penegakan Kode Etik dan Perlindungan Hak Ketenagakerjaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:35 WIB

Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:26 WIB

DPRD Se-Kalimantan Ikuti Bimtek PKS di Jakarta, Perkuat Sinergi Legislatif demi Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:15 WIB

Ketua STAI Samarinda: Akreditasi Program Studi Bukan Sekadar Formalitas, Ini Kewajiban Hukum

Berita Terbaru

Berita Utama

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:43 WIB