Gelar Aksi Damai Bela Palestina, Rektor Institut Parahikma Indonesia ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan Kecam Dan Kutuk Genosida Israel

- Publisher

Selasa, 7 Mei 2024 - 18:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, GOWA– Institut Parahikma Indonesia ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan menggelar aksi damai bela palestina di halaman utama kampus pada tanggal 7 Mei 2024 yang berlokasi di jalan Mustafa Dg Bunga, Pacinongan Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Kegiatan ini berdasar kepada surat dari forum rektor perguruan tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyyah yang menginstruksikan kepada seluruh perguruan tinggi dibawah naungan Muhammadiyyah dan ‘Aisyiyyah untuk menggelar aksi damai di Kampus masing-masing secara serentak menyesuaikan dengan waktu setempat.

Aksi ini dihadiri puluhan dosen beserta staff dan ratusan mahasiswa yang juga turut hadir pada aksi yang digelar pagi menjelang siang tersebut. Khusus untuk Institut Parahikma Indonesia ’Aisyiyyah Sulawesi selatan aksi digelar pada jam 11.00 Wita sampai selesai zuhur. Acara ini berjalan dengan damai penuh khidmat meski dalam kondisi cuaca yang terik panas namun tidak menyurutkan semangat peserta aksi untuk mengikuti rangkaian sampai selesai.

BACA JUGA :  Polres Barsel Ziarah ke TMP Abdi Kencana: Komitmen Lanjutkan Pengabdian Pahlawan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor IPI Dr. Nurhayati Azis, S.E.,M.Si., yang juga turut hadir pada aksi ini mengatakan bahwa perlunya sinergitas dan dukungan secara penuh kepada bangsa palestina.

“Saya Rektor Institut Parahikma Indonesia ‘Aisyiyyah Sulawesi selatan berjuang Bersama-sama seluruh perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyyah se Indonesia untuk memberi semangat dan inilah harapan kita Bersama-sama seluruh Indonesia untuk Palestina, Free palestina” ujar beliau usai aksi damai ditutup.

BACA JUGA :  Rawan Curanmor di Bandung

Dalam rangkaian acara lain, Rektor Institut Parahikma Indonesia juga membacakan pernyataan sikap, salah satu poinnya adalah mengutuk keras agresi yang dilakukan oleh negara Israel.

“Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyyah PTMA se-Indonesia yang tergabung dalam forum rektor mengutuk keras Israel atas agresi dan serangan militer yang sangat tidak proporsional, penangkapan massal terhadap warga sipil palestina, perusakan berbagai fasilitas umum utamanya fasilitas kesehatan , serta blockade bantuan kemanusiaan” tutur beliau dalam menyampaikan 10 sikap.

Sementara itu, Wakil Rektor II Ibu Nurwahida, S.Pd.,MA.Tesol yang ditemui di akhir kegiatan aksi ini juga ikut memberikan tanggapan bahwa seluruh civitas akademika Institut parahikma menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk membantu menyuarakan dan menyebarkan aksi kekejaman yang dilakukan oleh Israel kepada masyarakat ataupun warga palestina.

BACA JUGA :  Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan

“ada banyak hal yang bisa dilakukan namun yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menyuarakan dan membagikan informasi bahwa kejahatan masih terus berlangsung dan ikut memboikot produk-produk Israel yang digunakan untuk membunuh warga palestina di Gaza”. Ujar warek yang membidangi keuangan dan kemahasiswaan dan akrab disapa miss ida ini.

Kegiatan aksi ini berjalan dengan damai hingga akhir aksi ditutup dengan sesi foto Bersama dengan seluruh peserta aksi.

Berita Terkait

Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen
YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan
OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan
Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.
Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani
Dugaan Pungli PTSL di Desa Empang Benao Mencuat, Warga Disebut Diminta hingga Rp2 Juta per Sertifikat
Dugaan Modus Operandi Mafia Tanah Terbongkar Sejak Tahun 2024, Warga Gading Kulon Menduga Sudah Lihai dan Cerdik 
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:48 WIB

YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:08 WIB

OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand