Mempertanyakan Urgensi LDK di Sekolah Menengah

Jumat, 8 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titin Sulastri Kepala SMPIT Citra Insani Tulang Bawang Lampung (suarautama.id)

Titin Sulastri Kepala SMPIT Citra Insani Tulang Bawang Lampung (suarautama.id)

Oleh: Titin Sulastri**

SUARA UTAMA- Dewasa ini, banyak sekolah mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bahkan kegiatan dimaksud sudah masuk dalam kalender tahunan sekolah. Setiap sekolah berlomba-lomba memberikan program untuk membekali siswanya dengan keterampilan kepemimpinan.

Kepemimpinan memang perlu dipupuk sejak usia dini, kepemimpinan yang baik, bertanggungjawab dan taat pada nilai spiritual akan lahir dari pelatihan-pelatihan, pembiasaan dan berbagai tekanan. Pemimpin yang berkualitas tidak lahir secara instan, namun butuh waktu dan berproses. Tentu prestasi akademik saja tidak cukup, siswa juga harus dapat mengelola emosi, bersikap tegas, dan tidak mudah menyerah.

Usia remaja adalah waktu yang tepat untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan melalui disiplin, etos belajar, dan daya saing yang sehat. LDK biasanya hanya berlangsung beberapa hari saja, sehingga perlu adanya pembiasan yang terus-menerus baik di dalam maupun di luar sekolah.

BACA JUGA :  PGRI Padang Pariaman Salurkan Bantuan ke Murid dan Warga Terdampak Banjir

Pertanyaannya, apakah lingkungan di luar sekolah telah mendukung perkembangan jiwa kepemimpinan remaja atau anak muda saat ini?. Bila tidak, LDK yang telah diadakan oleh sekolahan, akan menguap dan terkesan pemborosan dana saja, apalagi mengingat dana yang dikeluarkan untuk pelatihan ini tidaklah sedikit, terutama jika melibatkan penginapan, konsumsi, obat-obatan, camilan sehat, dan minuman segar untuk peserta pelatihan.

Tentu kita berharap, lingkungan luar sekolah dapat berperan aktif, memberikan program yang mendukung pengembangan kepemimpinan remaja atau pemuda, karena bagaimanapun tingkat kemajuan tehnologi saat ini, toh pemimpin yang bertanggung jawab, berkrakter dan taat pada nilai spiritual masih sangat relevan dan masih dibutuhkan.

Ini opini pribadi, dan perbedaan pendapat adalah hal yang wajar untuk dipertimbangkan.

 

**Kepala Sekolah SMPIT Citra Insani Tulang Bawang, Lampung.

 

 

 

Berita Terkait

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung
PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan
Bahlil : Menteri yang Amankan Kedaulatan Rakyat
Indonesia, Negara Hukum di Persimpangan Jalan

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:56

Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:27

Bahlil : Menteri yang Amankan Kedaulatan Rakyat

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:38

Indonesia, Negara Hukum di Persimpangan Jalan

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terbaru