English Empowerment: Menyulut Peluang dengan Smart English Home di Desa Sungai Alam

Program Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Bengkalis 2023

- Publisher

Rabu, 22 November 2023 - 15:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Pada program Pengabdian masyarakat 2023 di Politeknik Negeri Bengkalis terlintas sebuah inisiatif luar biasa yang mengubah kehidupan masyarakat di sana khususnya desa Sungai Alam. Semua bermula dari surat keputusan direktur Politeknik Negeri Bengkalis dalam Program Pengabdian Masyarakat 2023, Halim Dwi Putra, M.AB sebagai ketua, yang menunjuk Doris Sukma, M.Pd, M. Sabri S.Pd, M.Par, beserta mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis, untuk melaksanakan pengabdian masyarakat selama 4 bulan di sekolah dasar tempatan, khususnya bagi anak-anak sekolah dasar di luar jam sekolah.Inisiatif tersebut adalah pelatihan bahasa Inggris dengan konsep Smart English Home. Tujuannya sederhana namun luar biasa: membantu masyarakat di desa sungai alam ini membangun keterampilan bahasa Inggris dan membuka peluang baru bagi mereka. Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, berbicara, dan memahami bahasa Inggris sehingga masyarakat dapat berkomunikasi dengan lebih luas di seluruh dunia.
Mengapa bahasa Inggris sangat penting? Karena dengan menguasai bahasa ini, masyarakat di desa Sungai Alam dapat lebih mudah memahami informasi teknis, teks, dan komunikasi modern. Mereka juga akan lebih siap untuk memasuki dunia kerja yang semakin mengglobal yang membutuhkan pemahaman bahasa Inggris.
Tidak hanya itu, kursus bahasa Inggris ini bukan hanya tentang belajar bahasa, tetapi juga tentang membuka potensi diri. Metode sekolah alam yang digunakan dalam pelatihan ini memiliki dampak positif yang luar biasa pada siswa. Mereka tidak hanya meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris, tetapi juga belajar dalam konteks nyata. Mereka berinteraksi dengan teman-teman, guru, dan masyarakat setempat dalam bahasa Inggris, yang membuat mereka lebih percaya diri.Selama pelatihan, siswa juga terbiasa mendengar berbagai aksen dan gaya berbicara dalam bahasa Inggris, sehingga kemampuan mendengar dan memahami bahasa Inggris mereka semakin baik. Mereka juga terlibat dalam proyek-proyek lapangan dan penyelidikan, mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan problem solving.Metode sekolah alam juga melibatkan siswa dalam interaksi sosial yang luas. Mereka belajar bekerja sama dalam tim, berkomunikasi dengan beragam individu, dan beradaptasi dengan berbagai situasi. Semua ini bukan hanya meningkatkan keterampilan sosial mereka tetapi juga memperkaya pengalaman belajar.
Hasilnya? Siswa menjadi lebih terlibat dan termotivasi untuk belajar bahasa Inggris. Mereka melihat nilai dalam penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari mereka, yang meningkatkan minat mereka untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan mereka.
Selain itu, mereka juga lebih sadar akan lingkungan alam dan budaya setempat mereka. Mereka menghormati alam dan keberagaman budaya mereka dengan lebih baik, menciptakan warga yang lebih peduli dan bertanggung jawab.
Dengan Smart English Home di desa Sungai Alam, tidak hanya bahasa Inggris yang mereka kuasai, tetapi juga dunia yang mereka kuasai. Inisiatif ini membuka pintu peluang baru bagi mereka, memberi mereka kepercayaan diri untuk menghadapi masa depan dengan lebih baik. Dan itulah kisah sukses dari sebuah inisiatif yang luar biasa di sebuah desa terpencil di Bengkalis

BACA JUGA :  Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand

Berita Terkait

Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan
Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung
Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan
Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani
Siswa SDN 66 Jelatang I Diduga Dikeroyok Enam Teman di Dalam Kelas, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:37 WIB

Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026

Berita Terbaru

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa? (sumber resmi Humas MA, dari portal berita resmi Mahkamah Agung MARINews)

Berita Utama

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Senin, 2 Nov 2026 - 18:38 WIB

Polres Metro Bekasi Identifikasi Kecelakaan Truk Molen || Sumber gambar : https://tribratanews.metro.polri.go.id/

Berita Utama

Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Senin, 2 Nov 2026 - 18:31 WIB

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp