142 Negara Dukung Deklarasi New York : Berani Ubah Masa Depan Palestina

- Publisher

Minggu, 14 September 2025 - 19:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Majelis Umum mendukung Deklarasi New York tentang solusi dua negara antara Israel dan Palestina

Majelis Umum mendukung Deklarasi New York tentang solusi dua negara antara Israel dan Palestina

Suara Utama, New York – Pada Jumat (12/9) lalu, Majelis Umum PBB mengesahkan Deklarasi New York yang berfokus pada solusi dua negara untuk Israel dan Palestina.

Deklarasi ini merupakan hasil dari konferensi internasional yang diadakan di Markas Besar PBB pada bulan Juli. Diselenggarakan oleh Prancis dan Arab Saudi, acara ini bertujuan untuk menemukan jalan menuju perdamaian abadi. Dukungan kuat terlihat dari 142 negara yang memberikan suara setuju terhadap resolusi tersebut.

Duta Besar Prancis, Jérôme Bonnafont, menekankan bahwa Deklarasi New York menyediakan peta jalan perdamaian yang jelas. Poin-poin penting dalam deklarasi ini meliputi tuntutan gencatan senjata segera di Gaza, pembebasan semua sandera, dan pembentukan Negara Palestina yang berdaulat dan layak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Deklarasi ini merupakan satu-satunya peta jalan yang mampu mewujudkan solusi dua negara.” Ujar Duta Besar Prancis, Jérôme Bonnafont dikutip dari news.un.org

Selain itu, dokumen ini juga menyerukan perlucutan senjata Hamas, pencegahannya dari pemerintahan di Gaza, serta normalisasi hubungan antara Israel dan negara-negara Arab. Jaminan keamanan kolektif juga menjadi bagian integral dari deklarasi ini.

Di sisi lain, Duta Besar Israel, Danny Danon, menyatakan ketidaksetujuannya. Menurutnya, deklarasi sepihak ini tidak akan berkontribusi pada perdamaian. Ia mengklaim bahwa dengan pengesahan PBB, Hamas justru akan merasa diuntungkan, menganggapnya sebagai “buah dari 7 Oktober”.

BACA JUGA :  Tenaga Ahli DPRD Merangin Jadi Sorotan, Tiga Nama Muncul: Isnedi Buka Suara

Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, menegaskan kembali bahwa inti dari perdamaian di Timur Tengah adalah implementasi solusi dua negara—di mana Israel dan Palestina hidup berdampingan sebagai negara yang independen dan berdaulat, dalam kedamaian dan keamanan.

Hasil Pemungutan Suara PBB: Dukungan Kuat untuk Deklarasi New York

Diketahui Sebanyak 142 negara memberikan suara mendukung Deklarasi New York, sebuah resolusi yang menyerukan solusi dua negara untuk Israel dan Palestina. Angka ini menunjukkan dukungan yang sangat kuat dari mayoritas anggota Majelis Umum PBB.

Di sisi lain, 10 negara memberikan suara menentang, sementara 12 negara memilih untuk abstain, menunjukkan adanya pandangan yang berbeda dalam isu sensitif ini.

Hasil Pemungutan Suara :
Mendukung: 142 negara
Menentang: 10 negara
Abstain: 12 negara

Mayoritas besar dari 142 negara anggota PBB termasuk Indonesia memberikan dukungan terhadap resolusi tersebut. Meskipun tidak disebutkan secara rinci negara mana saja yang mendukung, negara-negara ini umumnya termasuk anggota-anggota dari Uni Eropa, mayoritas negara-negara Arab dan Muslim, serta negara-negara dari Amerika Latin, Afrika, dan Asia yang secara historis memiliki hubungan diplomatik yang kuat dengan Palestina.

Sementara itu, 10 negara yang menentang biasanya terdiri dari Israel, Amerika Serikat, dan beberapa negara lain yang merupakan sekutu dekat Israel.

Daftar negara yang abstain cenderung mencakup negara-negara yang ingin menjaga netralitas atau memiliki hubungan yang kompleks dengan kedua belah pihak.

Penulis : Lentera Biru

Sumber Berita: news.un.org

Berita Terkait

Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026
Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan
Hilirisasi Paten di Indonesia Masih di Bawah 5 Persen, Kemenkum Gelar Forum Bisnis Pertama
Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 03:21 WIB

Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Jumat, 6 November 2026 - 07:17 WIB

Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk

Kamis, 5 November 2026 - 08:39 WIB

Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp