Yuk Mendoakan Kebaikan Saudara Kita, Bukan Mencaci Maki Saat Bersalah

- Publisher

Rabu, 5 Juni 2024 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Besar Persatuan Kelana Alam Indonesia (Andre Hariyanto/Suara Utama ID)

Pengurus Besar Persatuan Kelana Alam Indonesia (Andre Hariyanto/Suara Utama ID)

Oleh : Andre Hariyanto, C.PS, CLMA, CT-ALC, Ketua Bidang Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Wartawan Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPI), Pemred Suara Utama ID, dan Founder Taklim Jurnalistik, Pedagang Angkringan Prabu Moker

TIDAK sepantasnya seorang yang mengaku beriman kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan Rasul-Nya, ketika mendapati saudaranya seiman melakukan kesalahan, dia justru mengacuhkannya, menjatuhkannya, mencaci atau asyik menggunjingnya.

Sebaliknya, ia seharusnya menegur agar si pelaku menghentikan kemaksyiatan yang diperbuatnya atau membatalkan apa yang menjadi niat buruknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SUMBER : Yuk, Doakanlah Sahabatmu Jika Ada Kesalahan, Jangan Mala Dicaci Maki dan Menyalahkan Terus (Andre Hariyanto/Suara Utama ID)
SUMBER : Yuk, Doakanlah Sahabatmu Jika Ada Kesalahan, Jangan Mala Dicaci Maki dan Menyalahkan Terus (Andre Hariyanto/Suara Utama ID)

Inilah yang diteladankan dan diajarkan oleh Rasulullah Shallalahu alaihi wa Sallam kepada umat Islam; gemar mengingatkan saudara seiman yang melakukan keburukan agar berhenti, bukan justru menggunjingnya.

Kesempatan Menjadi Kaperwil, Kabiro, Kontributor, Jurnalis, Wartawan, dan Penulis Redaksi Suara Utama & Ini Kabar. FOTO: Pamflet Poster RSU & RED-IK/CP 081232729720 (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)
Kesempatan Menjadi Kaperwil, Kabiro, Kontributor, Jurnalis, Wartawan, dan Penulis Redaksi Suara Utama & Ini Kabar. FOTO: Pamflet Poster RSU & RED-IK/CP 081232729720 (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

Di dalam salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari,

“Tolonglah saudaramu yang berbuat zalim dan yang dizalimi.” Kemudian ada seseorang bertanya tentang bagaimana cara menolong orang yang berbuat zalim? Beliau menjawab, “Kamu cegah dia dari berbuat zalim, maka sesungguhnya engkau telah menolongnya.”

BACA JUGA :  Kembali terjadi kebakaran dijalan Poros labanan, teluk bayur.
SUMBER : Yuk, Doakanlah Sahabatmu Jika Ada Kesalahan, Jangan Mala Dicaci Maki dan Menyalahkan Terus (Andre Hariyanto/Suara Utama ID)
SUMBER : Yuk, Doakanlah Sahabatmu Jika Ada Kesalahan, Jangan Mala Dicaci Maki dan Menyalahkan Terus (Andre Hariyanto/Suara Utama ID)

Sayangnya yang terjadi di masyarakat saat ini, justru sebaliknya; ketika mendapati saudaranya melakukan kemaksyiatan, ia justru asyik menggunjingnya, bahkan terperosok kepada pengakuan diri bahwa ia lebih baik/sholeh ketimbang si pelaku dosa.

Jelas ini telah menyelisihi apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Bahkan mengarah kepada perilaku syaitan yang suka mengunggulkan dirinya atas makhluk lain (manusia).

SUMBER : Yuk, Doakanlah Sahabatmu Jika Ada Kesalahan, Jangan Mala Dicaci Maki dan Menyalahkan Terus (Andre Hariyanto/Suara Utama ID)
SUMBER : Yuk, Doakanlah Sahabatmu Jika Ada Kesalahan, Jangan Mala Dicaci Maki dan Menyalahkan Terus (Andre Hariyanto/Suara Utama ID)

Sosok manusia Muslim atau umat islam sesunggunya juga bisa dinilai sejauhmana kepeduliannya melihat saudaranya salah melangkah, dia kemudian mampu mengingatkan ketika melakukan kekeliruan.

SUMBER : Yuk, Doakanlah Sahabatmu Jika Ada Kesalahan, Jangan Mala Dicaci Maki dan Menyalahkan Terus (Andre Hariyanto/Suara Utama ID)
SUMBER : Yuk, Doakanlah Sahabatmu Jika Ada Kesalahan, Jangan Mala Dicaci Maki dan Menyalahkan Terus (Andre Hariyanto/Suara Utama ID)

Mari sahabat pembaca dan sekaliannya, hilangkan kebiasaan kita yang dirasa tidak menguntungkan bahkan bisa mendapatkan dosa. Yuk, jadilah pribadi yang baik dan saling memaafkan utamannya.

BACA JUGA :  Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6, Gaungkan Solidaritas Tanpa Henti untuk Gaza
AR Learning Center Menerima Kelas Privat. FOTO : Dok. Internal Sobat ALC/081 232 729 720 (SUARA UTAMA)
AR Learning Center Menerima Kelas Privat. FOTO : Dok. Internal Sobat ALC/081 232 729 720 (SUARA UTAMA)

Ada sebuah riwayat dari Abu Hurairah yang dicatat dalam Musnad Ahmad bin Hanbal, tentang seseorang yang mencaci maki Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq.

Artinya: Yahya menceritakan kepada kami dari Ibnu ‘Ajlan, Sa’id bin Abi Sa’id menceritakan kepada kami dari Abu Hurairah, bahwa seorang laki-laki mencela Abu Bakar, sedangkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam duduk. Kejadian itu membuat Nabi terheran-heran dan tersenyum. Kemudian saat Abu Bakar banyak membantah sebagian perkataan (celaan) laki-laki tersebut, Nabi Muhammad marah dan berdiri untuk pergi. Abu Bakar pun menyusul Nabi, lalu berkata: Wahai Rasulullah, orang itu mencelaku, anda hanya duduk saja (tidak ikut membalas). Ketika aku membantah sebagian perkataannya, anda berdiri dan marah. Rasulullah menjawab: Sesungguhnya ada malaikat bersamamu yang akan membantahnya untukmu. Ketika engkau membantah sebagian perkataannya, setan datang. Aku tidak ingin duduk bersama setan.

BACA JUGA :  Batu bara global kembali menunjukkan taringnya. Batu bara kalori rendah bahkan menyentuh kisaran CNY 563–568 per ton.

Kemudian Rasulullah SAW berkata: Wahai Abu Bakar, ada tiga hal yang menjadi hak seorang hamba: (1) Tidaklah seorang hamba Allah yang terzalimi dengan kezaliman, lalu dia pasrahkan kepada Allah kecuali Allah pasti memenangkannya dengan pertolonganNya, (2) Tidaklah seseorang yang membuka pintu pemberian yang dia harapkan menjadi penyambung persaudaraan, kecuali Allah pasti tambahkan pemberian yang banyak kepadanya, dan (3) Tidaklah seseorang yang membuka pintu permintaan yang dia harapkan untuk mendapatkan pemberian yang banyak, kecuali Allah pasti tambahkan kekurangan kepadanya. (Imam Ahmad bin Hanbal, Musnad Ahmad bin Hanbal, Beirut: Mu’assasah al-Risalah, tt, juz 15, h. 39).

Yuk Mendoakan Kebaikan Saudara Kita, Bukan Mencaci Maki Saat Bersalah

Penulis : Mas Andre Hariyanto

Editor : Aisyah Putri Widodo

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Maros Ziarah ke TMP Maccopa
Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Polres Maros Gelar Anjangsana Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Pererat Silaturahmi Keluarga Besar Polri
Berita ini 149 kali dibaca
Doakanlah Sahabatmu Jika Ada Kesalahan, Jangan Mala Dicaci Maki

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:11 WIB

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:41 WIB

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:43 WIB

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Maros Ziarah ke TMP Maccopa

Berita Terbaru