Yang Dibutuhkan Adalah Orang Kerja, Bukan Tukang Fitnah

- Publisher

Senin, 29 September 2025 - 06:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam dinamika politik dan kehidupan berbangsa saat ini, masyarakat diingatkan kembali bahwa yang paling dibutuhkan adalah orang yang benar-benar bekerja, bukan pihak-pihak yang hanya menebar fitnah dan memperkeruh suasana.

“Kalau orang bekerja dengan sungguh-sungguh, hasilnya bisa dinikmati oleh masyarakat luas. Tetapi jika hanya memfitnah, yang lahir hanyalah perpecahan dan keresahan,” tegas pernyataan ini.

BACA JUGA :  Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Indonesia membutuhkan energi positif berupa kerja keras, kerja nyata, dan kerja ikhlas dari semua pihak. Fitnah hanya akan menghambat pembangunan dan menggerus kepercayaan publik terhadap proses demokrasi maupun pemerintahan.

Melalui rilis ini, ditegaskan beberapa poin penting:

1. Menghargai kerja nyata – Setiap kontribusi untuk kemajuan bangsa harus diapresiasi.

2. Melawan fitnah dengan kebenaran – Informasi palsu dan tuduhan tanpa dasar tidak boleh diberi ruang.

BACA JUGA :  Oknum Kades Wahidin Diduga Terlibat Aktivitas PETI di Renah Pembarap, Aparat Penegak Hukum Diminta Bertindak

3. Memperkuat persatuan dan gotong royong – Kebersamaan adalah modal utama bangsa dalam menghadapi tantangan global.

 

Bangsa ini hanya akan maju apabila kita menempatkan kerja nyata sebagai prioritas, bukan fitnah.

Bangsa besar dibangun dengan kerja, bukan dengan kebencian.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Penulis ziqro fernando

Berita Terkait

Bapelkum Bitung dan UNKLAB Perkuat Kolaborasi Edukasi Hukum melalui Webinar KUHP Baru
Jalan Provinsi Tak Terurus, Roni Sentil Pemerintah: Jangan Ingat Rakyat Saat Butuh Suara
Poltera Hadirkan e-Khitan Florence, Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Griya Sehat Florence Sumenep
Perkuat Keteguhan Hati, Lapas Bangko Gelar Yasinan Bersama Warga Binaan
Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik
Jasat Korban KKM KM Virgo Transport 8 Warga Lamongan di Laut Jawa Berhasil Dievakuasi
Miris, Oknum KS Diduga Membuat Pengumuman Melalui Group Whatsap, Perihal Indikasi Dugaan Praktek Pungli di SDN Sebaung 1.
Bapelkum Bitung Kupas KUHP Nasional, dari Kohabitasi hingga Tujuan Pemidanaan
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 23:12 WIB

Bapelkum Bitung dan UNKLAB Perkuat Kolaborasi Edukasi Hukum melalui Webinar KUHP Baru

Kamis, 24 September 2026 - 21:37 WIB

Jalan Provinsi Tak Terurus, Roni Sentil Pemerintah: Jangan Ingat Rakyat Saat Butuh Suara

Kamis, 24 September 2026 - 21:09 WIB

Poltera Hadirkan e-Khitan Florence, Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Griya Sehat Florence Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 19:35 WIB

Perkuat Keteguhan Hati, Lapas Bangko Gelar Yasinan Bersama Warga Binaan

Kamis, 24 September 2026 - 11:07 WIB

Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik

Berita Terbaru

Berita Utama

Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:07 WIB

https://mancingjitu.com/