banner 728x250

Pemuda Muhammadiyah Bekasi Dorong Pemerintah Perbaiki Informasi Perihal Kebocoran Data

Pemuda Muhammadiyah Bekasi, Fenomena Bjorka Indikasikan Pemerintah Lemah dari Segi Security Sistem Informasi

Foto: Dok. Pribadi. Pemuda Muhammadiyah Bekasi: Fenomena Bjorka Indikasikan Pemerintah Lemah dari Segi Security Sistem Informasi. Pemuda Muhammdiyah Bekasi Dorong Pemerintah Perbaiki Informasi Perihal Kebocoran Data. Mas Andre Hariyanto/Suara Utama ID.
Foto: Dok. Pribadi. Pemuda Muhammadiyah Bekasi: Fenomena Bjorka Indikasikan Pemerintah Lemah dari Segi Security Sistem Informasi. Pemuda Muhammdiyah Bekasi Dorong Pemerintah Perbaiki Informasi Perihal Kebocoran Data. Mas Andre Hariyanto/Suara Utama ID.
banner 120x600
79 Kali Dibaca

SUARA UTAMA, BEKASI – Pemuda Muhammadiyah soroti fenomena kebocoran data warga negara Indonesia belakangan ini. Salah satu akun twitter dengan nick name @bjorxanism membuat geger warganet tanah air. Rilis kepada Suara Utama ID, Rabu (14/09/2022).

BACA JUGA : Jadi Pemantau Pemilu Nasional, LS-VINUS Bekasi Raya Temui Bawaslu Kabupaten Bekasi

Penilaian mereka pun beraneka ragam, ada yang menanggapi secara positif, adapula yang tidak sependapat. Sebagaimana informasi ini dilaporkan pada Selasa 13 September 2022.

Foto: Dok. Pribadi. Pemuda Muhammadiyah Bekasi: Fenomena Bjorka Indikasikan Pemerintah Lemah dari Segi Security Sistem Informasi. Pemuda Muhammdiyah Bekasi Dorong Pemerintah Perbaiki Informasi Perihal Kebocoran Data. Mas Andre Hariyanto/Suara Utama ID.
Foto: Dok. Pribadi. Pemuda Muhammadiyah Bekasi: Fenomena Bjorka Indikasikan Pemerintah Lemah dari Segi Security Sistem Informasi. Pemuda Muhammdiyah Bekasi Dorong Pemerintah Perbaiki Informasi Perihal Kebocoran Data. Mas Andre Hariyanto/Suara Utama ID.

Wakil Ketua 1 Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Imamul Khairi menilai fenomena semacam ini tidak dapat dipungkiri. Ancaman siber acapkali terjadi di beberapa negara. Apa yang dilakukan hacker Bjorka bukan sesuatu yang fatal, ini hanyalah ekspresi sebagai bentuk protes terhadap beberapa hal yang dianggap tidak mampu diselesaikan oleh negara.

BACA JUGA : Terima Kasih kepada Retizen dan Kompasiana atas Men-take down Konten Hoax terhadap AR Learning Center

“Kami menganggap bahwa ancaman siber ini terjadi sebagai bentuk ekspresi seseorang atas kekecewaan yang mungkin pernah ia alami. Ini biasa di negara demokrasi, mengungkapkan rasa itu kan biasa. Tinggal bagaimana cara yang digunakan, mungkin mbah Bjorka melakukannya dengan cara yang tidak biasa dilakukan orang-orang pada umumnya,” jelas Imamul Khairi.

Menurut analisanya, ada celah yang muncul karena hubungan kausalitas.

BACA JUGA : Selamat, Ditunjuk Sebagai Ketua Pendidikan dan Pelatihan Profesi: Mas Andre Hariyanto Terima SK DPP Persatuan Wartawan Republik Indonesia Periode 2022 – 2026

“Pasti ada sebab maka terjadilah akibat. Mungkin saja transparasi informasi yang selama ini digembor-gemborkan memunculkan api (celah) yang mengakibatkan loss-nya data yang kita miliki,” tambahnya.

Lebih jauh, Pengurus KNPI Kabupaten Bekasi ini juga mengungkapkan sudah saatnya menguji efektifitas Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) yang disahkan beberapa hari lalu.

Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID
Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID

“Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (PDP) kan sudah disahkan. Kita lihat sejauh mana efektivitasnya bekerja kala masifnya kebocoran data seperti saat ini. Masyarakat tak perlu panik, kami kira tim khusus yang sudah dibentuk presiden juga harus segera menuntaskan persoalan ini, jangan dibiarkan larut lalu bias tak berbekas,” ujarnya.

Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID
Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID

Aktivis Pemuda Muhammadiyah yang akrab disapa Akay ini juga mendorong pemerintah agar cepat melakukan perbaikan sistem informasi serta mengevaluasi kebocoran data yang sudah terjadi demi meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat.

Foto: Poster Kelas Jurnalistik Official 1 bulan full/Mas Andre Hariyanto (081232729720). Suara Utama

“Ancaman Siber ini tidak sepenuhnya bisa disalahkan, pasti ada hikmahnya. Fenomena ini mengajarkan kita untuk selalu mawas diri dan tetap hati-hati. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi harus dibarengi dengan kemampuan mendeteksi setiap kemungkinan negatif yang akan terjadi. Itu biasa, dan kita sering menyebutnya sebagai resiko dalam perkembangan IPTEK. Namun saat ini pemerintah harus bebenah, fokus juga pada penanganan masalah siber guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem data informasi yang kita miliki”. pungkasnya. */Kiriman Nadia Qurrota.

banner 468x60
banner 468x60

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

banner 728x90