Pembangunan JUT di Desa Rantau Bayur Senilai Rp150 Juta Dikeluhkan Warga: Diduga Asal Jadi dan Tak Sesuai Spesifikasi

- Publisher

Rabu, 10 Desember 2025 - 07:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Proyek pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Rantau Bayur, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, Jambi, menuai sorotan warga. Proyek yang menelan anggaran Rp150 juta dari Dana Desa tahun 2025 itu diduga dikerjakan secara asal jadi dan terkesan amburadul.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan pada 8 Desember 2025, sejumlah warga Dusun I Rantau Bayur menyampaikan bahwa pembangunan JUT dengan panjang 4.000 meter tersebut tidak mencerminkan pekerjaan yang sesuai dengan spesifikasi teknis.

BACA JUGA :  Lapas Sarolangun Gelar Skrining Kesehatan WBP Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun

“Lebar dan ukuran jalan terlihat asal-asalan. Seperti dibuat sekadar selesai, bukan untuk kualitas,” ujar salah satu warga yang ditemui di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menduga pihak Tim Pengelola Kegiatan (TPK) bekerja terburu-buru demi mempercepat penyelesaian proyek, sehingga kualitas jalan menjadi dipertanyakan. Dengan anggaran sebesar itu, warga menilai hasil pekerjaan jauh dari kata layak.

BACA JUGA :  Kapolres Bitung Bekali Calon Paskibraka 2026, Tekankan Nasionalisme dan Bijak Bermedia Sosial

Secara kasat mata, jalan yang dibangun terlihat kurang kokoh dan tidak memenuhi standar sebagai akses usaha tani. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan bahwa proyek tidak dikerjakan sesuai gambar perencanaan yang telah ditetapkan dalam dokumen anggaran desa.

Menyikapi kondisi ini, warga meminta Inspektorat Kabupaten Merangin turun langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut. Mereka berharap inspektorat dapat melakukan kroscek secara transparan terhadap pelaksanaan JUT di beberapa desa, khususnya di Desa Rantau Bayur.

BACA JUGA :  GARDA 08 Sulsel Siap Awasi Program Strategis Pemerintah Secara Profesional

“Kami minta inspektorat benar-benar turun mengecek. Dengan dana sebesar itu, tidak seharusnya hasilnya seperti ini,” ujar salah satu warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Rantau Bayur belum memberikan keterangan resmi. Media ini masih membuka ruang hak jawab bagi pihak desa atau instansi terkait guna memberikan klarifikasi atas dugaan ini.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya
15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus
HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat
Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen
YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:15 WIB

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:21 WIB

HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/