Oknum Pemerintah Desa Liprak Wetan Diduga Pelesiran Berdalih Ziarah, Biaya Akomudasi di Pertanyakan Publik 

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Mencuat ke publik, Pemerintah desa Liprak wetan kecamatan Banyuanyar kabupaten Probolinggo Jawa Timur diduga melakukan Pelesiran dengan dalih Ziarah. Hal tersebut sontak menjadi sorotan publik. pasal nya, biaya akomudasi yang digunakan nya belum jelas sumbernya. 14/01/2026.

Namun, dugaan sementara tidak menggunakan dana pribadi. Sehingga terindikasi dugaan penyalahgunaan anggaran. Sementara Pemerintah desa yang menggunakan Anggaran Pendapatan Asli Desa (PAD) ataupun Dana Desa (DD) untuk “pelesiran” atau kepentingan pribadi melanggar berbagai peraturan perundang-undangan.

Sebagai mana telah di atur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 51. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan dana publik, termasuk DD dan PAD.

Salah satu narasumber team media warga setempat (desa Liprak wetan) yang enggan di publikasikan identitas nya mempertanyakan anggaran yang digunakan pada tanggal 11 Januari 2026 yang diduga kuat Pelesiran.

“Kami sebagai warga masyarakat tentunya kami bertanya tanya, Sumber dana yang diduga Pelesiran ke pulau Madura menggunakan dana pribadi, DD, atau PAD?. Oknum kepala desa dan oknum perangkat desa berangkat malam Minggu tanggal 10 Januari dan datang malam Senin tanggal 11 Januari 2026. Informasi yang kami dapat dari salah satu oknum perangkat desa tidak ada iuran/patungan. “Ungkap nya.

BACA JUGA :  Ramah Berkomitmen Berikan Atensi Penuh pada Nasib Calon TKI Asal Lombok Timur

Sementara oknum kepala desa Liprak wetan kecamatan Banyuanyar “Nur Hayati” di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap pada tanggal 14 Januari 2026. Perihal dugaan Pelesiran tersebut. Ia mengaku kegiatan tersebut adalah Ziarah.

“Waalaikumsalam, nggeh pak. Ziarah pak. “Jawab nya. Tanpa memberikan Jawaban dari mana sumber dana yang di gunakan saat diduga Pelesiran pada tanggal 11 Januari 2026 ke pulau garam (Madura).

Di kuatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengelolaan Keuangan Desa mengatur tentang pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Predator Koruptor Sebut Tidak Ada Audensi, Gubernur Jatim di Periksa Sebagai Saksi Korupsi Dana Hibah
Desa Kapuk Darurat PETI: Sarnubi Alias Yadi Disinyalir Terlibat, Alam Terancam Bencana
Pemuda Katolik Komcab Dogiyai Desak Pemprov Papua Tengah Segera Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Mee & Kamoro
Aksi Damai, Kantor Gubernur Jatim Bergetar, Suara Wapres LIRA Lantang dan Menggelegar 
Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 10 Merangin Disorot, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
Jembatan Gantung Rp.200 Juta Muara Pangi Mangkrak, Inspektorat Diminta Periksa Kades Arpis
Motor Guru PAUD Hilang, Oknum Mengaku dari Disdikdaya Kab. Probolinggo Terindikasi Dugaan Intimidasi Korban
Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:05

Predator Koruptor Sebut Tidak Ada Audensi, Gubernur Jatim di Periksa Sebagai Saksi Korupsi Dana Hibah

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:11

Desa Kapuk Darurat PETI: Sarnubi Alias Yadi Disinyalir Terlibat, Alam Terancam Bencana

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:29

Pemuda Katolik Komcab Dogiyai Desak Pemprov Papua Tengah Segera Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Mee & Kamoro

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:31

Aksi Damai, Kantor Gubernur Jatim Bergetar, Suara Wapres LIRA Lantang dan Menggelegar 

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:31

Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 10 Merangin Disorot, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:33

Motor Guru PAUD Hilang, Oknum Mengaku dari Disdikdaya Kab. Probolinggo Terindikasi Dugaan Intimidasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:39

Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:26

PETI Excavator Diduga Milik Harahap Menggila di Desa Tambang Emas, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat

Berita Terbaru