Nah, Pembangunan Laboratorium SDN 152/VI Rantau Panjang Senilai Rp172 Juta Diduga Mangkrak

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Pembangunan ruang laboratorium komputer di SD Negeri 152/VI Rantau Panjang, Kelurahan Mampun, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 senilai Rp172.953.700 diduga tidak tuntas dan dikerjakan secara asal-asalan.

Pantauan media ini di lapangan mendapati bahwa bangunan tersebut belum selesai secara layak. Dinding belum dicat, lantai masih berdebu, dan tampak berbagai kekurangan secara kasat mata. Warga menyebut kondisi tersebut menunjukkan bahwa proyek yang dilaksanakan pada tahun 2023 lalu terindikasi mangkrak.

Seorang warga setempat berinisial RH menyampaikan kekecewaannya terhadap hasil pembangunan tersebut.

“Bangunan itu terkesan asal jadi. Saya juga heran, kenapa pemborongnya bisa aman-aman saja padahal pekerjaan tidak sesuai. Sayang sekali uang ratusan juta rupiah dihambur-hamburkan untuk bangunan seperti itu,” ujar RH.

BACA JUGA :  Menakjubkan! Kisah Seorang Guru dengan Siswa yang Cerdik dan Bijak

RH juga menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak-pihak terkait dalam proyek tersebut. Ia berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan meminta agar aparat penegak hukum turun tangan.

“Kami minta kepada penegak hukum agar melakukan pengawasan terhadap pembangunan-pembangunan di SD itu. Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang,” tambahnya.

Diketahui, proyek pembangunan ruang laboratorium komputer tersebut dikerjakan oleh CV Sarfaraz Putra Jaya menggunakan anggaran DAK Tahun 2023. Namun hingga kini, penyelesaian pekerjaan belum terlihat optimal, dan belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun dinas terkait terkait kondisi bangunan tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki
Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak
Aman Beroperasi, Ateng Diduga Jadi Penampung dan Pembakar Emas PETI di Desa Langling

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:25

‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:54

Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:26

Aman Beroperasi, Ateng Diduga Jadi Penampung dan Pembakar Emas PETI di Desa Langling

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:08

Media Suara Utama Buka Kesempatan Bergabung bagi Jurnalis dan Kontributor di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru