Munas VI Hidayatullah Resmi Dibuka oleh Menag di Asrama Haji Jakarta

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Ketua Umum dan Pimpinan Umum Hidayatullah usai pembukaan Munas VI Hidayatullah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. (Yacong B. Halike/SUARA UTAMA)

FOTO: Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Ketua Umum dan Pimpinan Umum Hidayatullah usai pembukaan Munas VI Hidayatullah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. (Yacong B. Halike/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Jakarta – Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 Hidayatullah secara resmi dibuka oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar. Pembukaan digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (20/10/2025).

Gambar: Keluarga Besar Lembaga Pelatihan AR Learning Center dan Media Online Nasional Suara Utama Ucapkan Selamat dan Sukses atas MUNAS Hidayatullah VI di Asrama Haji, Jakarta (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)
Gambar: Keluarga Besar Lembaga Pelatihan AR Learning Center dan Media Online Nasional Suara Utama Ucapkan Selamat dan Sukses atas MUNAS Hidayatullah VI di Asrama Haji, Jakarta (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

Ketua Umum DPP Hidayatullah, Nashirul Haq dalam sambutannya menekankan makna dari tema besar Munas Hidayatullah kali ini. Sinergi Anak Bangsa Menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Sinergi itu harus terjalin antara ulama dan umara, lembaga dakwah dan lembaga negara, pendidik dan pengusaha, serta ormas Islam dan pemerintah.” ujar Nashirul, pada sambutan pembukaan, sebagaimana rilis diterima Suara Utama pada, Selasa 21 Oktober 2025.

Nashirul menjelaskan, hanya dengan sinergi dan kebersamaan, bangsa ini akan melangkah menuju masa depan yang gemilang. Ketika perbedaan tidak menjadi pemisah, tetapi sumber kekuatan, maka tak ada yang bisa menghentikan langkah kita menuju kejayaan.

“Indonesia Emas bukan sekadar slogan. Itu cita-cita besar tentang bangsa yang maju, berdaulat, adil, dan sejahtera. Dan kuncinya adalah sinergi,” tegasnya. Nashirul juga mengatakan Hidayatullah berkomitmen menjadi bagian aktif dalam membangun bangsa yang berkeadaban, berkeadilan, dan bermartabat.

Apresiasi untuk Pemerintah

Dalam kesempatan itu, Nashirul juga menyampaikan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas kinerja dan sikap tegasnya, khususnya dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina serta berbagai kebijakan strategis di bidang pangan, kesejahteraan, pendidikan, pertahanan, dan lingkungan.

“Kami mendukung penuh kebijakan Presiden, namun juga siap memberikan kritik yang objektif dan konstruktif sebagai wujud tanggung jawab moral dan kebangsaan,” ujar Nashirul.

Nashirul juga mengapresiasi langkah Kementerian Agama, khususnya rencana pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren, yang dinilai sebagai bentuk perhatian serius pemerintah terhadap dunia pendidikan Islam.

Nashirul juga mengatakan Hidayatullah berkomitmen menjadi bagian aktif dalam membangun bangsa yang berkeadaban, berkeadilan, dan bermartabat.

Laporan Pelaksanaan Munas ke-6

Nashirul Haq menjelaskan bahwa Munas Hidayatullah ke-6 yang diselenggarakan pada 20–23 Oktober 2025, sesungguhnya sudah dimulai sejak Juni 2025, berbagai kegiatan telah berlangsung. Semua itu dirangkai dalam Semarak Munas, termasuk Fun Run, Hidayatullah Festival (Hi Fest), Jambore Nasional Sako Pramuka Hidayatullah, serta berbagai agenda dialog dan seminar.

BACA JUGA :  Diduga Bermasalah, Dana TKD Rp300 Juta untuk Masjid di Desa Lubuk Birah Disoal Warga

“Peserta Munas mencapai sekitar 2.000 orang, terdiri atas pengurus pusat, pengurus wilayah, pengurus daerah, dewan murabbi, organisasi pendukung, amal usaha, dan badan usaha Hidayatullah dari seluruh Indonesia,”ungkapnya.

Nashirul juga menyampaikan agenda utama Munas kali ini meliputi, pengembangan organisasi, pembahasan pedoman dasar, Penetapan arah kebijakan strategis lima tahun ke depan, serta pelantikan pengurus pusat.

Menariknya, Nashirul menegaskan bahwa Munas kali ini bukan forum pemilihan pimpinan, sebab seluruh proses kepemimpinan telah ditetapkan melalui mekanisme syura sebelumnya. “Alhamdulillah, kursinya aman Pak, insya Allah adem. Bahkan pembahasan tata tertib semalam lancar 99 persen,” ujarnya disambut tawa peserta.

52 Tahun Kiprah Hidayatullah

Di usia 52 tahun, Hidayatullah telah berkembang menjadi jaringan dakwah dan pendidikan yang kuat, dengan kehadiran di 38 provinsi dan 428 kabupaten/kota, serta lebih dari 600 pondok pesantren, sekolah, dan madrasah. Selain itu, jaringan Rumah Qur’an telah mencapai sekitar 2.500 titik di seluruh Indonesia.

“Hidayatullah akan terus berperan aktif memberikan kontribusi nyata bagi agama, umat, dan bangsa, melalui sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah dan masyarakat,” ujar Nashirul

Nashirul menegaskan ada tiga pilar perjuangan Hidayatullah. Tiga poin itu sebagai arah gerak organisasi. Pertama, Menguatkan basis dakwah untuk membimbing masyarakat hidup berlandaskan nilai agama. Kedua, Membangun kemandirian ekonomi umat dengan semangat kewirausahaan syariah. Ketiga, Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Menutup sambutannya, Nashirul menyelipkan kisah pribadi yang hangat. Ia menceritakan latar spiritualnya yang berakar dari As’adiyah dan Muhammadiyah, serta bagaimana keduanya membentuk watak Hidayatullah yang inklusif dan lentur.

“Hidayatullah menjadikan al-wala’ (loyalitas) dan al-sam’u wa tha’ah (kepatuhan) sebagai jati diri, sekaligus tetap berpegang pada Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Karena itu, kami siap bersinergi dengan semua elemen umat dan bangsa,” tuturnya.

Di akhir sambutan, Nashirul menutup dengan pantun yang menggambarkan semangat kebersamaan:

Langit cerah menyapa pagi,

Semerbak harum bunga seroja.

Munas Hidayatullah kita gelar kini,

Sinergi anak bangsa menyongsong Indonesia Emas.

“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala meridhoi seluruh langkah perjuangan kita,” pungkasnya.

Penulis : Yacong B. Halike

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita : Wartawan Hidayatullah

Berita Terkait

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:25

‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:42

Publik Menilai BK Ketakutan, Ketua BK Akan Berkonsultasi Dengan Oknum Terduga Pelanggar Kode Etik

Berita Terbaru