Memastikan Korban Bencana Alam, BNPB RI Kunjungi Intan Jaya, Papua Tengah

- Publisher

Senin, 12 Februari 2024 - 19:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau, S.T mendampingi Kepala Bidang Deputi Penangganan Darurat BNPB RI, Mayjen TNI Fajar Setyawan, S.IP  bersama tim dalam kunjungan penyaluran bantuan bagi masyarakat dampak longsor di Intan Jaya, Papua Tengah,Senin , [12/02/2024]/foto: Ist

Pj Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau, S.T mendampingi Kepala Bidang Deputi Penangganan Darurat BNPB RI, Mayjen TNI Fajar Setyawan, S.IP bersama tim dalam kunjungan penyaluran bantuan bagi masyarakat dampak longsor di Intan Jaya, Papua Tengah,Senin , [12/02/2024]/foto: Ist

SUARA UTAMA, Intan Jaya  – Dalam rangka memastikan Kondisi masyarakat yang terdampak longsor dan penyaluran bama, Tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia telah tiba di bandara Bilorai, Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah pada Senin, [12/2/2024].

Kedatangan tim BNPB di Intan Jaya disambut oleh Penjabat Bupati (Pj) Kabupaten Intan Jaya, Apolos Bagau, S.T, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD), Manfred Sondegau, Wakapolres Kabupaten Intan Jaya, Kompol Langgeng Widodo, Kepala Satgas Yonif 330, Mayor Inf Dedy Pungky Irawanto, S.I.P., M.I.Pol. dan Danramil 1705-08/Sugapa, Letda Inf Ebenhaezer Situmorang dan Pastor Paroki Bilogai.

Pj bupati Intan Jaya, Apolos Bagau, mengapresiasi kedatangan tim BNPB di Intan Jaya dalam pengganan dan penyaluran bantuan bagi korban bencana alam di Sugapa dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sebagai penjabat bupati Intan Jaya sampaikan apresiasi atas kedatangan tim BNPB yang dipimpin langsung oleh kepala deputi bidang penangganan darurat, bapak Fajar, yang telah datang memberikan bantuan bahan makanan bagi masyarakat yang mengenai musibah longsor pada 6 februari 2024 sekitar pukul 17: 30 WIT sore di gunung bula dan sekitarnya,” katanya pada rapat terbatas di ruang Keberangkatan dan kedatangan bandar udara Bilorai.

BACA JUGA :  Di Tengah Gencarnya Penertiban PETI, Excavator Sany Diduga Milik Ijal Beroperasi di Pulau Baru

Akibat dari musibah bencana tersebut, Pj Bupati melaporkan, telah menyebabkan kerugian perkebunan warga, ternak,rumah hingga korban nyawa masyarakat kepada pihak BNPB Pusat yang telah datang di Intan Jaya.

“Dari Musibah longsor yang terjadi menyebabkan kerusakan perkebunan warga dalam jumlah yang besar, rumah warga yang rusak bahkan terhanyut longsora, serta ternak yang terhanyut. Juga lebih menyedihkan, lima orang, yang merupakan satu keluarga telah terhanyut longsoran hingga belum temukan jasadnya,” lapor Apolos Bagau yang juga menjabat sebagai Kepala dinas pendidikan provinsi Papua Tengah kepada BNPB.

Masyarakat yang mengenai dampak longsor dan banjir terdapat di kampung Yoparu, Wandoga, Yogatapa,Bilogai,Kumbalagupa,Baitapa, dan Zambili dan beberapa kampung di distrik Homeyo.

Sebagai wujud nyata kepedulian, BNPB RI telah menyalurkan bahan makanan bagi masyarakat yang terdampak longsor dan menyerahkan secara simbolis dana siap pakai Rp. 350.000.000; (tiga ratus lima puluh juta) yang dapat digunakan untuk operasional oleh tim penanggulangan bencana alam.

BACA JUGA :  KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB

Kedatangan BNPB Republik Indonesia bertujuan memastikan kondisi masyarakat dan korban akibat bencana tanah longsor.

“Kepada semuanya, kami dari BNPB RI mendapat tugas dari atasan untuk datang di tempat ini [ Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya] untuk memastikan adanya benjana alam, tanah longsor yang menyebabkan korban jiwa dan beberapa masyarakat yang mengungsi,” ujar kepala Deputi bidang penangganan darurat, Mayjen TNI Fajar Setyawan, S. I.P

Pihak BNPB juga mengapresiasi Penjabat bupati Kabupaten Intan Jaya dan semua pihak yang telah bertindak dan menangani masyarakat dampak musibah longsor yang terjadi di kabupaten Intan Jaya.

“Selebihnya, kami dari pusat mengucapkan banyak terimah kasih kepada bapak bupati, teman-teman TNI POLRI, BPBD Intan Jaya dan semuanya pihak yang sudah bekerja keras meringankan beban penderitaan masyarakat terdampak,” ucap Fajar Setyawan

BACA JUGA :  Bupati Yudas Tebai Turun Langsung ke RSUD Dogiyai, Dengarkan Keluhan Nakes

Lanjut, ia berpesan kepada masyarakt agar mengantisipasi musibah alam yang akan menyusul di kemudian hari. Pesan tersebut disampaikan mengingat masih musim hujan.

“Sangat memungkinkan hujan di kemudian hari dan akan berpotensi longsor dan banjir,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia meminta kepada semua pihak agar menyampaikan informasi kepada masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

“Sehingga, diminta kepada bupati, TNI POLRI, BPBD dan pihak gereja agar mencari tempat yang aman bagi masyarakt bila terjadi lagi bancir dan longsor di kemudian hari,” pesannya.

Di kesempatan yang sama, Fajar Setyawan mengharapkan agar bersama menjaga situasi dan kondisi di Intan Jaya agar pesta demokrasi pada 14 Februari mendatang dapat berjalan kondusif.

“Mari sama-sama himbau kepada masyarakat disini supaya kita sukseskan pemilu tanggal 14 februari 2024. Semoga semuanya menjadi aman, lancar, dan lebih baik dari hari-hari sebelumnya,” akhirnya. (*)

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang
Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lahan Sawit Rusak Tertimbun Limbah Tambang, Advokat Dampingi Warga Samarinda Menuntut Keadilan
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 20:34 WIB

PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 14 September 2026 - 18:55 WIB

Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

Lahan Sawit Rusak Tertimbun Limbah Tambang, Advokat Dampingi Warga Samarinda Menuntut Keadilan

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/