Longsor Menutup Akses Jalan di Sariwangi, Kemacetan Mencapai 2 Kilometer

- Publisher

Senin, 1 Desember 2025 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Longsor Menutup Akses Jalan di Sariwangi, Kemacetan Mencapai 2 Kilometer (Diwana Fikri Aghniya/SUARA UTAMA)

FOTO: Longsor Menutup Akses Jalan di Sariwangi, Kemacetan Mencapai 2 Kilometer (Diwana Fikri Aghniya/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Bandung Barat – Longsor kembali terjadi di kawasan Sariwangi, tepatnya di Jalan Lembur Tengah dekat Tanjakan Endog bagian belakang pemakaman pada Minggu malam (30/11/2025). Longsoran tanah dan batu-batu menimbun jalan, menghentikan lalu lintas dan hampir menyebabkan mobil Agya terseret longsor.

Tim gabungan dan warga setempat mulai menangani situasi tersebut segera setelah terjadinya longsor, namun pembersihan material longsor masih berlangsung hingga pagi ini dengan menggunakan excavator. Saat ini, karena akses jalan lembur tengah ditutup, jalan tanjakan Endog dibuka dua arah untuk mengurangi kemacetan parah.

BACA JUGA :  Pengukuhan DMI Kabupaten Kupang NTT Periode 2025 - 2030 

Akibat peristiwa ini, kemacetan besar tidak dapat dihindari. Pengamatan di lapangan pada Senin pagi (1/12/2025), menunjukkan terjadi kemacetan parah dengan antrean kendaraan lebih dari 2 kilometer. Antrean kemacetan ini meluas hingga beberapa jalan utama vital di daerah tersebut, seperti Jalan Mekarwangi, Jalan Cihanjuang, Lembur Tengah, dan Ciwaruga.

Pemerintah desa dan pejabat setempat mengimbau masyarakat untuk bersiap menghadapi kemacetan selama proses pembersihan material longsor dan konstruksi perbaikan dilakukan. Pembersihan dan perbaikan ini sedang gencar dilaksanakan, namun memerlukan waktu yang panjang sehingga belum dapat dipastikan estimasi waktu kapan selesai. Kemungkinan besar dalam waktu dekat, jalan yang terdampak longsor masih belum dapat dilalui sehingga masih akan menimbulkan kemacetan panjang. Masyarakat juga dihimbau untuk memilih rute alternatif jika memungkinkan dan selalu berhati-hati saat melintasi area berbahaya. Pengemudi juga diminta untuk memperlambat laju kendaraan dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.

BACA JUGA :  Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Penulis : Diwana Fikri Aghniya

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Polres Maros Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80
Menjadi Cahaya di Tengah Keterbatasan, WBP Lapas Bangko Diajak Menebar Manfaat bagi Sesama
Wakil Bupati Majene Pimpin Rakor Teknis Penyelarasan Program Prioritas Nasional dan Daerah Tahun 2027
Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 
Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Berita ini 290 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:30 WIB

Polres Maros Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:57 WIB

Menjadi Cahaya di Tengah Keterbatasan, WBP Lapas Bangko Diajak Menebar Manfaat bagi Sesama

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:43 WIB

Wakil Bupati Majene Pimpin Rakor Teknis Penyelarasan Program Prioritas Nasional dan Daerah Tahun 2027

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:37 WIB

Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:11 WIB

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling

Berita Terbaru