Harga Bitcoin Tertekan, Pakar Fiskal Minta Investor Indonesia Tetap Rasional

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, pakar fiskal dan konsultan pajak, menyoroti dinamika harga Bitcoin yang mengalami tekanan dan mengingatkan investor agar tetap rasional di tengah volatilitas pasar kripto.

Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, pakar fiskal dan konsultan pajak, menyoroti dinamika harga Bitcoin yang mengalami tekanan dan mengingatkan investor agar tetap rasional di tengah volatilitas pasar kripto.

SUARA UTAMA – Surabaya, 5 November – Pasar mata uang kripto, khususnya Bitcoin (BTC), kembali menunjukkan gejolak dengan tekanan harga yang signifikan di awal pekan ini. Setelah sempat menembus level tertinggi intraday di sekitar USD 104.000, harga BTC kini terkoreksi ke kisaran USD 101.000, mencerminkan penurunan lebih dari 2 persen dalam 24 jam terakhir.

Meskipun tren jangka panjang masih dianggap positif oleh sebagian analis, sinyal teknikal hari ini memperlihatkan kecenderungan bearish ringan, menandakan bahwa momentum kenaikan belum sepenuhnya pulih.

 

Komentar Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP

Konsultan Pajak dan Ekonom yang juga dikenal sebagai pengamat kebijakan fiskal, Yulianto Kiswocahyono, menilai pergerakan Bitcoin kali ini sebagai momen reflektif bagi investor untuk kembali memperhatikan aspek fundamental dan manajemen risiko.

“Di tengah volatilitas kripto, investor perlu tetap rasional. Jangan hanya terpancing oleh euforia bullish atau rasa takut saat pasar turun. Breakout bisa terjadi, tetapi risiko koreksi juga nyata terutama bila support teknikal gagal dipertahankan,” ujar Yulianto dalam wawancara dengan Suara Utama.

Menurutnya, kondisi makroekonomi global dan dinamika regulasi aset digital di Indonesia masih menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan investor lokal. Ia menambahkan bahwa penguatan dolar AS, kebijakan moneter global, dan respons pasar terhadap suku bunga akan berpengaruh langsung terhadap arah Bitcoin ke depan.

Analisis Teknis dan Fundamental

Data teknikal menunjukkan bahwa level support utama Bitcoin berada di sekitar USD 111.000–112.000, sementara resistance kunci berada di kisaran USD 116.000–118.000. Jika harga BTC mampu menembus resistance dengan volume tinggi, peluang breakout ke atas USD 120.000 bisa terbuka.
Namun, apabila harga kembali jatuh di bawah area support, potensi penurunan ke USD 107.000 bahkan USD 101.000 dapat terjadi dalam jangka pendek.

BACA JUGA :  Pilpres 2024 dan Keadilan Ekonomi

Yulianto menilai, bagi investor di Indonesia, tekanan harga global ini seharusnya menjadi sinyal untuk memperkuat pemahaman terhadap dampak fiskal dan pajak aset digital.

“Setiap keuntungan atau kerugian dari transaksi kripto di Indonesia memiliki konsekuensi pajak. Investor harus siap, baik dari sisi pencatatan maupun kewajiban fiskal. Jangan hanya fokus pada profit, tapi juga pada kepatuhan,” jelasnya.

 

Pesan untuk Investor Indonesia

Yulianto menegaskan bahwa aset digital seperti Bitcoin memang menawarkan potensi besar, tetapi juga mengandung risiko tinggi. Ia mengimbau agar investor tetap rasional dan berbasis data dalam mengambil keputusan.

“Pasar kripto bukan sekadar permainan tren. Ini adalah instrumen investasi berisiko tinggi yang menuntut disiplin, pengetahuan, dan kesadaran fiskal. Investor yang bijak akan menyiapkan strategi bukan hanya untuk untung, tapi juga untuk bertahan,” tutupnya.

 

Kesimpulan:
Dengan harga Bitcoin yang masih berfluktuasi di atas USD 100.000, arah pasar dalam jangka pendek akan sangat ditentukan oleh kemampuan menembus level resistance kunci. Bagi investor Indonesia, kehati-hatian dan rasionalitas menjadi kunci sebagaimana diingatkan oleh Yulianto Kiswocahyono agar keputusan investasi tidak sekadar didorong oleh emosi pasar.

 

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru