
PESISIR BARAT – Kabar duka sekaligus mengejutkan menyelimuti Kabupaten Pesisir Barat. Eriza Deska Aryanto, anggota aktif LSM GMBI Distrik Pesisir Barat, ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tubuh mengenaskan mengapung di Muara Pasar Senin, Way Jambu, Jumat sore (20/3/2026).
Temuan ini sontak memicu spekulasi panas. Pasalnya, kondisi jenazah Eriza dianggap tidak wajar dan menyimpan banyak kejanggalan yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan berat.
Kondisi Jenazah yang Mengerikan
Ketua LSM GMBI Pesisir Barat, Beni Setiawan, yang turun langsung memantau situasi, mengungkapkan rasa syoknya atas kondisi fisik korban. Ia menduga kuat Eriza adalah korban pembunuhan sadis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kondisinya sangat tidak wajar. Mulut bengkak dan gigi habis seperti sengaja dihantam benda tumpul berkali-kali. Wajahnya juga lebam parah,” ujar Beni dengan nada geram.
Beni menjelaskan bahwa sebelum ditemukan tewas mengapung, Eriza dilaporkan sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah dan hilang kontak dengan keluarga maupun rekan-rekannya.
- Dugaan Utama: Pembunuhan berencana dengan penganiayaan berat.
- Kejanggalan: Luka fatal di area wajah dan hilangnya korban selama beberapa hari sebelum ditemukan.
- Harapan: Polisi segera menangkap pelaku di balik tragedi berdarah ini.
”Kami sangat percaya dengan kredibilitas Polres Pesisir Barat. Mereka sudah teruji dalam mengungkap kasus-kasus kematian yang rumit. Kami menuntut keadilan bagi Eriza,” tegas Beni.
Duka Mendalam untuk Keluarga
Segenap keluarga besar LSM GMBI menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Mereka berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan di tengah musibah yang menyayat hati ini.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah untuk pemeriksaan lebih lanjut.









