SUARA UTAMA, Probolinggo – Warga Masyarakat asal wilayah kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo Jawa Timur, menanggapi polemik yang ada di Gelora Merdeka Kraksaan (GMK). Informasi yang yang beredar dalam pengelolaan para PKL diduga terdapat dua kubu. Kubu paguyuban dan kubu sekelompok PKL. Sehingga sering muncul konflik dan tidak kondusif. 05/01/2026.
Menanggapi hal tersebut “AD” yang mengaku dirinya petani asal wilayah kecamatan Tiris. Ia meminta pemerintah kabupaten Probolinggo harus tegas siapa yang berhak untuk mengelola PKL melalui MOU. Menurut nya, uang yang di gunakan untuk membangun GMK, adalah uang masyarakat kabupaten Probolinggo.
“Gelora Merdeka Kraksaan di bangun menggunakan uang kami, jadi semua masyarakat kabupaten Probolinggo, punya hak untuk ikut andil mendukung program pemerintah. Jangan sampai di kaitkan dengan kepentingan pribadi kelompok atau golongan. Pemerintah harus tegas untuk mengambil kebijakan. Jika perlu buat perda, agar retribusi nya jelas. “Tegas nya.
Ia juga menyinggung viral nya video di group whatsap dan tiktok, yang diduga ada oknum meminta uang kepada para PKL.Video tersebut menuai pro dan kontra. Menurutnya, informasi yang beredar, ada dua versi. Versi pertama, untuk kegiatan santunan anak yatim. Versi kedua, hasil nya untuk musisi.
“Kami sebagai masyarakat awam, bisa di bilang orang tani totok. Terkait video yang viral, apakah permintaan uang kepada para PKL di sebut pengemis, pengamen, pungli ataukah sudah mendapat restu dari pemerintah kabupaten Probolinggo?. GMK di bangun bertujuan untuk menertibkan dan kesejahteraan para PKL. “Pungkas nya.
Senada di katakan salah satu warga kabupaten Probolinggo “AM” Ia mengaku beberapa kali mengunjungi GMK. Ia berharap ada solusi atau kebijakan pemerintah kabupaten Probolinggo yang berpihak kepada para PKL.
“Kami sebagai warga masyarakat kabupaten Probolinggo sangat berharap, kebijakan dan tegasan instansi terkait. Agar para PKL dapat berjualan dengan tenang dan nyaman. Entah itu mau di kelola pemerintah, paguyuban, atau mau di pihak ketigakan. Kasian para PKL. “Ucap nya.
Penulis : Ali Misno






