Diduga Ada Dua Kubu Dalam Pengelolaan PKL Gelora Merdeka Kraksaan SAE, Pemda di Minta Tegas

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Warga Masyarakat asal wilayah kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo Jawa Timur, menanggapi polemik yang ada di Gelora Merdeka Kraksaan (GMK). Informasi yang yang beredar dalam pengelolaan para PKL diduga terdapat dua kubu. Kubu paguyuban dan kubu sekelompok PKL. Sehingga sering muncul konflik dan tidak kondusif. 05/01/2026.

Menanggapi hal tersebut “AD” yang mengaku dirinya petani asal wilayah kecamatan Tiris. Ia meminta pemerintah kabupaten Probolinggo harus tegas siapa yang berhak untuk mengelola PKL melalui MOU. Menurut nya, uang yang di gunakan untuk membangun GMK, adalah uang masyarakat kabupaten Probolinggo.

“Gelora Merdeka Kraksaan di bangun menggunakan uang kami, jadi semua masyarakat kabupaten Probolinggo, punya hak untuk ikut andil mendukung program pemerintah. Jangan sampai di kaitkan dengan kepentingan pribadi kelompok atau golongan. Pemerintah harus tegas untuk mengambil kebijakan. Jika perlu buat perda, agar retribusi nya jelas. “Tegas nya.

Ia juga menyinggung viral nya video di group whatsap dan tiktok, yang diduga ada oknum meminta uang kepada para PKL.Video tersebut menuai pro dan kontra. Menurutnya, informasi yang beredar, ada dua versi. Versi pertama, untuk kegiatan santunan anak yatim. Versi kedua, hasil nya untuk musisi.

BACA JUGA :  Berbagi Takjil Gratis & Bukber, AR Learning Center Raih Keberkahan

“Kami sebagai masyarakat awam, bisa di bilang orang tani totok. Terkait video yang viral, apakah permintaan uang kepada para PKL di sebut pengemis, pengamen, pungli ataukah sudah mendapat restu dari pemerintah kabupaten Probolinggo?. GMK di bangun bertujuan untuk menertibkan dan kesejahteraan para PKL. “Pungkas nya.

Senada di katakan salah satu warga kabupaten Probolinggo “AM” Ia mengaku beberapa kali mengunjungi GMK. Ia berharap ada solusi atau kebijakan pemerintah kabupaten Probolinggo yang berpihak kepada para PKL.

“Kami sebagai warga masyarakat kabupaten Probolinggo sangat berharap, kebijakan dan tegasan instansi terkait. Agar para PKL dapat berjualan dengan tenang dan nyaman. Entah itu mau di kelola pemerintah, paguyuban, atau mau di pihak ketigakan. Kasian para PKL. “Ucap nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Publik Menilai BK Ketakutan, Ketua BK Akan Berkonsultasi Dengan Oknum Terduga Pelanggar Kode Etik

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:42

Publik Menilai BK Ketakutan, Ketua BK Akan Berkonsultasi Dengan Oknum Terduga Pelanggar Kode Etik

Berita Terbaru