Di pelosok kabupaten Bekasi ada Perahu Eretan sebagai sarana transportasi penyeberangan

Selasa, 31 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA  BEKASI – Perahu eretan menjadi alat transportasi umum tradisional di Kampung Pangkalan, Desa Suka mekar, Kecamatan Sukawangi, Bekasi.

Perahu ini menghubungkan dua desa yakni Desa Sukamekar dengan Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan ini menjadi solusi alternatif transportasi
hingga banyaknya pengendara sepeda
motor menggunakan jasa perahu
eretan di Kali Bekasi.

Baca juga: Guru SD asal Bekasi meraih penghargaan sebagai Guru berprestasi

Untuk memudahkan pengendara
sepeda motor maupun pejalan kaki
yang ingin menyeberang, perahu eretan
yang membentang puluhan meter itu beroperasi 24 jam yang di upayakan
oleh 6 orang secara bergantian.

3 orang shift siang, dan 3 orang shift
malam yang hanya mematok tarif Rp 2
ribu, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan yang berboncengan, sehingga masyarakat
dapat menggunakan jasa perahu
eretan tersebut.

Baca juga : Destinasi wisata Danau Tambelang mulai diminati wisatawan

Meski ada banyak pilihan mode
transportasi modern, keberadaan
perahu eretan ini masih menjadi pilihan
utama bagi warga. Selain serunya naik
perahu eretan, juga memudahkan
mobilitas warga untuk menyeberangi
Kali Bekasi secara efisien.

BACA JUGA :  Sejumlah Warga Keluhkan Jalan Rusak Depan Eks Hotel Suslinda Kota Bangko

Ya ,perahu di eretan ini di operasikan 6
orang, selama 24 jam terbagi 2 shift.
Setiap harinya terhitung kurang lebih
ada sekitar 400-500 pengguna sepeda
motor dan pejalan kaki yang melintasi
penyeberangan perahu eretan ini.
Dengan jasa Rp. 2 ribu,” kata Maryanto
(23) pengemudi perahu, pemuda asal
Kampung Pangkalan, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Bekasi.

Menurutnya, perahu eretan di kawasan
ini sudah ada sejak lama untuk
menyeberangkan warga dari Desa
Sukamekar Kecamatan Sukawangi
menuju Desa Kedung Pengawas,
Kecamatan Babelan atau sebaliknya.

Alasan warga memilih menggunakan
eretan ini, kata dia, lantaran bisa
menghemat waktu tempuh 7 menit dari
Kampung Pangkalan ke Pasar Babelan.
“Jika menyeberang lewat jembatan besi
lintas jalan di Tambun Utara itu harus
memutar sekitar 4,5 kilometer” katanya.

Saat ini, lantaran kondisi Kali Bekasi
cetek, maka perahu Eretan tersebut
di sambung papan agar lebih
memudahkan penyeberangan.

Berita Terkait

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia
Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:35

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru