Alami Luka Serius Petambak Bumi Dipasena Lampung Selamat dari Terkaman Buaya Saat Mencari Ikan

Selasa, 11 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukholik (60) Petambak Bumi Dipasena Jaya, Rawajitu Lampung alami Luka Serius Akibat Diserang Buaya(11/6) Suarautama.id

Mukholik (60) Petambak Bumi Dipasena Jaya, Rawajitu Lampung alami Luka Serius Akibat Diserang Buaya(11/6) Suarautama.id

SUARA UTAMA, Tulang Bawang- Mukholik (60), petani tambak Blok 6F Kampung Bumi Dipasena Jaya, Rawajitu Timur, mengalami insiden diterkam buaya saat memancing. Korban mendpaatkan luka serius di bagian kaki. Peristiwa terjadi pada Selasa (11/6/2024) sekitar pukul 20.30 WIB. Tempat Kejadian Perkara (TKP) hanya beberapa puluh meter dari tempat kediamannya.

Adapun kronologis kejadian, Mukholik bersama rekannya, Purwanto (60), bermaksud memancing ikan di ujung blok 6. Ketika mereka baru saja melempar umpan, tiba-tiba kaki Mukholik disambar seekor buaya dan ditarik ke tengah kanal.

Purwanto, yang berada tidak jauh dari korban, dengan sigap turun ke kanal dan mencoba menolong Mukholik.

BACA JUGA :  SMP IT Citra Insani Go Provinsi, dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI)

“Sempat terjadi tarik-menarik antara saya dan buaya itu. Waktu pegangan saya terlepas, justru saya berkesempatan mencabut batang kayu gelam yang tertancap di dekat kami. Dengan kayu itu saya pukul kepala buaya, dan Mas Kholik terlepas dari gigitan buaya. Segera kami berdua naik ke tanggul daratan, lalu mencari bantuan,” tutur Purwanto.

Selanjutnya, korban dengan dibantu beberapa tetangga diantar dengan speedboat ke wilayah 61 lalu dibawa dengan mobil ambulans milik pemerintah Kampung Bumi Dipasena Jaya menuju Puskesmas Rawat Inap Rawajitu Selatan untuk mendapatkan perawatan. Karena peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius di bagian betis dan paha akibat gigitan buaya.

Penulis : Nafian Faiz

Berita Terkait

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru