RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME

- Publisher

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : RSUD Jaraga Sasameh jalan Patianom Buntok. Rabu, 01 Juli 2026.
Ahmad Arbani / Wartawan Suara Utama

SUARA UTAMA, Barito-Selatan – RSUD Jaraga Sasameh masih memverifikasi data rujukan. Rumah sakit itu tengah beralih dari rekam medis manual ke Rekam Medis Elektronik atau RME, sesuai Permenkes No. 24 Tahun 2022.

Plt. Direktur RSUD Jaraga Sasameh dr. Dadang Baskoro Nugroho,Sp.PD menerangkan hal itu kepada Wartawan Suara Utama, Ahmad Arbani di ruang Humas RSUD Rabu, 01 Juli 2026.

Dadang menyebut RSUD belum merilis angka rujukan terbanyak dan tren dibanding tahun sebelumnya. Penyebabnya, proses migrasi data dari manual ke RME masih berjalan.

“RSUD sedang verifikasi data dari rekam medis manual beralih ke RME. Harapannya secepatnya dapat melaksanakan RME hingga 100 persen, sehingga semua data mudah diakses, lebih akurat dan lebih transparan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Masyarakat Adat Majene Desak Percepatan Pengesahan RUU Masyarakat Adat


Dadang yang juga Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Barito Selatan itu, merinci kendala utama pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pertama, sarana prasarana. RSUD masih dalam proses renovasi bertahap sehingga penataan bangunan belum optimal.

Kedua, sumber daya manusia. Saat ini RSUD memiliki 11 layanan spesialis, ditambah 2 layanan praktik medis dan perawatan spesialistik, yakni Radiologi dan Rehabilitasi Medis.

Ketiga, gangguan listrik. Pemadaman sangat berpengaruh pada pelayanan karena kapasitas genset terbatas.

“Hal-hal lain sama seperti fasilitas kesehatan daerah pada umumnya untuk pemenuhan seluruh Standar Pelayanan Minimal sedikit banyak berhubungan dengan regulasi,” katanya.

RSUD mengaku terus berbenah meningkatkan mutu layanan melalui pemenuhan standar sarana, prasarana, dan SDM secara bertahap.

Dadang menyebut dukungan pemerintah daerah, pemerintah pusat, BPJS Kesehatan, dan pemangku kepentingan diperlukan agar pelayanan rujukan semakin optimal.

BACA JUGA :  Semarak HUT ke-81 Republik Indonesia, Lapas Bangko Resmi Buka Pekan Olahraga Petugas dan Warga Binaan

Penulis : Ahmad Arbani

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Ahmad Fahmi Desak Bupati Merangin Segera Jalankan Putusan PTUN Terkait Kades Saliman
KNPB Meepago Gelar Aksi Soroti Papua Darurat Militer dan Tolak New York Agreement
Kapolres Bitung Pimpin Upacara Taptu Jelang HUT RI ke-81BITUNG 
Sabrani, Harahap dan Karni Disebut dalam Dugaan Aktivitas Dompeng di Kederasan Panjang, Publik Tunggu Tindakan Polisi
Semangat HUT ke-81 RI, Pekan Olahraga Lapas Bangko Resmi Ditutup
Maba UNILA Diduga Dihalangi Menjalankan Salat, Masyarakat Minta Panitia Dievaluasi
Ibarat Ingkar Janji, Jadwal Mati Listrik Buntok Kembali Molor Usai Sepakat Berakhir 5 Agustus
Waspada Modus Penipuan Sewa Vila
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Ahmad Fahmi Desak Bupati Merangin Segera Jalankan Putusan PTUN Terkait Kades Saliman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:05 WIB

KNPB Meepago Gelar Aksi Soroti Papua Darurat Militer dan Tolak New York Agreement

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Kapolres Bitung Pimpin Upacara Taptu Jelang HUT RI ke-81BITUNG 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Sabrani, Harahap dan Karni Disebut dalam Dugaan Aktivitas Dompeng di Kederasan Panjang, Publik Tunggu Tindakan Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Maba UNILA Diduga Dihalangi Menjalankan Salat, Masyarakat Minta Panitia Dievaluasi

Berita Terbaru

Berita Utama

Kapolres Bitung Pimpin Upacara Taptu Jelang HUT RI ke-81BITUNG 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:56 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/