Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Mendorong peningkatan kapasitas aparatur kampung melalui pelatihan keterampilan dasar komputer yang dapat didanai menggunakan anggaran kampung.

penurunan signifikan pada Alokasi Dana Kampung, Sebelumnya ADK mencapai sekitar Rp320 miliar, tahun ini menjadi Rp145 miliar.

- Publisher

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau

SUARA UTAMA, BERAU — Kurang lebih Sebanyak 44 kampung di Kabupaten Berau belum dapat mencairkan Dana Desa tahap pertama akibat belum rampungnya penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK).‎

‎Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Agus Salim, mengatakan dari total 100 kampung di Berau, baru 50 kampung yang telah menyalurkan Dana Desa tahap pertama. Sementara enam kampung lainnya masih dalam proses verifikasi di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD).

‎“Sebanyak 44 kampung lainnya masih berproses di tingkat kampung masing-masing. Kendala utama terletak pada penetapan APBK yang belum selesai. Selama APBK belum ditetapkan, maka Dana Desa dari APBN maupun Alokasi Dana Kampung (ADK) dari APBD belum bisa disalurkan,” ujar Agus Salim kepada awak media, Selasa (5/5/2026).

‎Ia menjelaskan, keterlambatan penetapan APBK sebagian besar dipengaruhi keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di tingkat pemerintahan kampung, terutama di wilayah pedalaman dan hulu Berau.

‎“Dalam beberapa kampung, perangkatnya berjumlah lima hingga tujuh orang, namun belum ada yang mampu mengoperasikan komputer. Kondisi ini menjadi hambatan serius dalam proses penginputan data perencanaan dan penyusunan administrasi APBK,” jelasnya.


‎Menurut Agus, kondisi tersebut membuat sejumlah kepala kampung terpaksa menggunakan tenaga bantuan dari luar pemerintahan kampung untuk membantu administrasi, meski secara resmi bukan bagian dari struktur perangkat kampung.

‎Di sisi lain, DPMK juga mencatat adanya penurunan signifikan pada Alokasi Dana Kampung (ADK) tahun ini. Jika pada tahun sebelumnya total ADK mencapai sekitar Rp320 miliar, tahun ini turun menjadi sekitar Rp145 miliar.

‎Penurunan tersebut dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran nasional serta tertahannya sebagian Dana Alokasi Umum (DAU) oleh pemerintah pusat, yang berdampak langsung pada transfer keuangan daerah.

‎Sebagai langkah, DPMK Berau mendorong peningkatan kapasitas aparatur kampung melalui pelatihan keterampilan dasar komputer yang dapat didanai menggunakan anggaran kampung.

‎“Kami mendorong perangkat kampung mengikuti pelatihan pengoperasian dasar komputer seperti Microsoft Word dan Excel. Ke depan, kami juga akan memfasilitasi kerja sama dengan penyedia jasa pelatihan agar program ini dapat menjangkau kampung-kampung secara langsung,” pungkasnya.

‎Keterlambatan penetapan APBK tersebut tidak hanya berdampak pada tertundanya pembangunan di tingkat kampung, tetapi juga berpengaruh terhadap pembayaran gaji dan tunjangan perangkat kampung yang bergantung pada pengesahan anggaran

BACA JUGA :  BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Penulis : Rudi Salam

Editor : R'Salam

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’
Bapelkum Bitung Bekali 15 Peserta MagangHub dengan Etos Kerja dan Integritas
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus
Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen
Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.
Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:19 WIB

Bapelkum Bitung Bekali 15 Peserta MagangHub dengan Etos Kerja dan Integritas

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen

Berita Terbaru

Berita Utama

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:33 WIB

Berita Utama

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:15 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/