Pengadaan Mamin 2025 Didominasi Eny Centring Sekira 703 Aitem, Ketua DPC Brigkom TKN Probolinggo Geram 

- Publisher

Kamis, 30 April 2026 - 09:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Pengadaan barang dan jasa makanan dan minuman (Mamin) di tahun 2025 menjadi sorotan. Pasal nya, hampir semua instansi, Puskesmas dan sekretariat DPRD kabupaten Probolinggo Jawa Timur, di dominasi oleh oknum pemilik Eny Centring “Ainul Jazilah” (perorangan) melalui metode E-Purchasing sebanyak 703 aitem dengan nominal kurang lebih Rp. 3,2 milyar. 30/04/2026.

Oleh karenanya, pengadaan Makanan dan Minuman (Mamin) yang di dominasi oknum pemilik Eny Centring tahun 2025, terkesan ada oknum yang mengkondisikan sehingga terindikasi dugaan monopoli penyedia (perorangan) yang berisiko tinggi dapat melanggar prinsip persaingan sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dominasi tersebut membuat Ketua Dewan Pimpinan Cabang Brigkom Tapal Kuda Nusantara Kabupaten Probolinggo “Reza Kurniawan” Geram. Menurutnya sangat tidak wajar, hampir semua OPD, Puskesmas dan sekretariat DPRD di menangkan Eny Centring ( oknum pemilik Ainul Jazilah) hingga 703 aitem dengan total nominal sekira Rp. 3,2 milyar di tahun 2025.

BACA JUGA :  Kecewa, Surat Undangan Resmi Terindikasi Tidak di Indahkan Oleh Oknum Kepala SPPG Karanggeger 1 Hingga Mediasi Gagal 

“Sangat tidak wajar jika satu penyedia perorangan dapat memenangkan begitu banyak paket di berbagai OPD dalam satu tahun anggaran. Hal ini mengarah pada dugaan pengkondisian pemilihan penyedia Penggunaan status Penyedia Perorangan dalam E-Katalog Versi 6. Untuk kontrak senilai total hampir Rp3,2 Miliar di tahun 2025 patut dipertanyakan secara teknis dan finansial. “Tegas nya.

Reza mempertanyakan infrastruktur, tenaga kerja dan modal Eny Centring ( Oknum pemilik Ainul Jazilah). Pasal nya, Eny Centring bukan VC melainkan perorangan. Ia juga mempertanyakan OPD, Karena di nilai lebih memilih perorangan di banding dengan CV yang administrasi perpajakan nya lebih terarah.

“‎Apakah yang bersangkutan memiliki infrastruktur, tenaga kerja, dan modal yang cukup untuk melayani banyak OPD sekaligus secara bersamaan? ‎Mengapa OPD cenderung memilih individu tersebut dibandingkan badan usaha (CV) yang secara administrasi dan perpajakan biasanya lebih terukur untuk nilai miliaran rupiah?. “Katanya.

BACA JUGA :  GEGER PEMBEBASAN TERDUGA PENGEDAR NARKOBA MUARA SINGOAN, WARGA DESAK AUDIT INVESTIGASI

Lebih lanjut kata ketua DPC Brigkom Tapal Kuda Nusantara. ‎Meskipun regulasi memungkinkan pelaku usaha mikro dan perorangan masuk ke dalam E-Katalog, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pengadaan di setiap OPD memiliki kewajiban untuk melakukan verifikasi terhadap kemampuan paket pekerjaan.

“Jika konsentrasi anggaran hanya menumpuk pada satu orang, maka prinsip Efektif, Transparan, dan Akuntabel dalam Perpres Pengadaan Barang/Jasa. Pemerintah patut diduga telah dilanggar pengumpulan omzet miliaran rupiah pada individu (bukan badan usaha). perlu diawasi ketat dari sisi kewajiban pajaknya (PPh dan PPN) agar tidak merugikan penerimaan negara/daerah. “Ucap nya.

Ia menambahkan, Inspektorat dan BPK kabupaten Probolinggo agar melakukan investigasi dan audit secara menyeluruh mulai OPD dan oknum pemilik Eny Centring.

“‎Kami Meminta Inspektorat Kabupaten Probolinggo dan BPK untuk melakukan audit investigatif terhadap seluruh proses pemilihan penyedia makan-minum atas nama Ainul Jazila di semua OPD terkait. “Imbuh nya.

BACA JUGA :  Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

Melalui pesan singkat whatsap, team media mengkonfirmasi yang di duga oknum pemilik Eny Centring yang terdaftar di E-catalog V6 atas nama “Ainul Jazilah” (perorangan). perihal hubungan antara antara Eny Centring dengan Ainul Jazilah (perorangan). Ia mengaku tidak mampu untuk melangkah ke CV.

“Welaikum salam, Ainul Jazilah nama panjang dari bu Eny, dan Eny Centring nama dari Centring kami. Ngapunten kami belum mampu untuk ke CV. “Katanya.

Sementara terkait pengadaan Mamin yang di menangkan Ainul Jazilah sekira 703 aitem hampir dari semua OPD, Puskesmas dan Sekretariat DPRD kabupaten Probolinggo dengan total keseluruhan di tahun 2025 sekara Rp. 3,2 Milyar. Ia tidak Ia hanya menjawab “Insyaallah”.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
DJKI Dorong Komersialisasi Paten Lewat Indonesia Patent Awards 2026
BPN Merangin Disorot, Keluhan Warga dan Kritik DPRD Menguat di Tengah Program Percepatan Menteri ATR
Haflah Khotmil Qur’an Madin Az-Zuhriyyah dan Tiuh Balak Pasar Bersholawat Digelar 2 Agustus 2026
Korban PTSL Mendesak Selesaikan Semua Permasalahan, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Jangan Kejar Terget PTSL 2026
Alhamdulillah, Siswi SDN 01 Tiuh Balak Pasar Raih Juara 2 Lampung Student Olympic (LSO)
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:21 WIB

Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:01 WIB

DJKI Dorong Komersialisasi Paten Lewat Indonesia Patent Awards 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:48 WIB

BPN Merangin Disorot, Keluhan Warga dan Kritik DPRD Menguat di Tengah Program Percepatan Menteri ATR

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Haflah Khotmil Qur’an Madin Az-Zuhriyyah dan Tiuh Balak Pasar Bersholawat Digelar 2 Agustus 2026

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand