Tiket Pesawat Palangka Raya – Jakarta 204 Juta, Garuda Indonesia Buka Suara

Kasus ini menjadi perhatian publik

- Publisher

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Ilustrasi Pesawat Terbang (Pixabay/SUARA UTAMA)

FOTO: Ilustrasi Pesawat Terbang (Pixabay/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Jakarta – Media sosial dihebohkan dengan kemunculan harga tiket pesawat rute Palangka Raya – Jakarta yang mencapai Rp204 juta. Tiket untuk keberangkatan 19 Maret 2026 tersebut bahkan tercatat sempat mendapat potongan harga menjadi Rp201,4 juta, dengan durasi penerbangan sekitar 1 jam 45 menit.

Informasi ini ramai diperbincangkan dalam salah satu utas di platform Threads. Berdasarkan penelusuran, tiket dengan harga tidak wajar tersebut diduga ditampilkan oleh online travel agent (OTA) luar negeri, yakni Agoda.

BACA JUGA :  7 Tips Menjadi Wartawan Kompeten di Era Digital
Sumber Foto: Tangkapan layar tiket pesawat mahal rute Palangkaraya - Jakarta. (dok. Thread @sel.mon)
Sumber Foto: Tangkapan layar tiket pesawat mahal rute Palangkaraya – Jakarta. (dok. Thread @sel.mon)

Menanggapi viralnya kabar tersebut, pihak Garuda Indonesia melalui Direktur Niaga, Reza Aulia Hakim, menegaskan bahwa harga tersebut bukan berasal dari sistem resmi maskapai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengingatkan rekan-rekan OTA, khususnya yang berada di luar negeri, agar lebih memperhatikan akurasi penayangan harga. Kami memastikan tarif tersebut bukan berasal dari sistem kami,” ujar Reza dalam konferensi pers daring, Selasa (17/3/2026), sebagaimana dilansir Liputan6.

Ia menambahkan, pihaknya masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait munculnya harga fantastis tersebut. Namun, Garuda memastikan bahwa OTA yang menampilkan tarif tersebut bukan mitra resmi maskapai, dan harga yang tercantum tidak pernah diberlakukan.

BACA JUGA :  Diduga Gedung SMP dan SMK Desa Rejing Alih Fungsi Dapur MBG, Syarat Menjadi Karyawan Membawa Siswa

“Mudah-mudahan ke depan hal seperti ini dapat dimitigasi dengan pengawasan yang lebih ketat, sehingga tidak merugikan penumpang maupun maskapai,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, Agustinus Budi Hartono, turut menanggapi keluhan masyarakat terkait mahalnya harga tiket pesawat menjelang musim mudik Lebaran. Ia menjelaskan bahwa tingginya harga tiket bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah rute penerbangan yang tidak langsung (transit), sehingga berdampak pada akumulasi tarif.

BACA JUGA :  Pidato Sakral Marc Klok Bakar Mental Juara Persib : Godog Cemoohan PSM Jadi Energi Menuju Hat-Trick Sejarah Liga Indonesia!

Kasus ini menjadi perhatian publik sekaligus pengingat bagi masyarakat untuk selalu melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi guna menghindari kesalahan informasi harga yang tidak wajar.

Penulis : Andre Hariyanto

Editor : Zahwa Qarira Nazhira

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Di Balik Gemerlap Investasi: Berau Kaya Sumber Daya, Namun Lingkungan Tergerus Bebas..!
Warga Sempat Hilang, Ditemukan Selamat pada Senin 25 Mei 2026
Momen sakral yang mempertemukan modernitas industri dan keluhuran tradisi baru saja terukir. PYM Datu Amir MA, Raja Muda Perkasa, Memimpin ritual adat di wilayah PT Antasena.
Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD
konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:31 WIB

Di Balik Gemerlap Investasi: Berau Kaya Sumber Daya, Namun Lingkungan Tergerus Bebas..!

Senin, 25 Mei 2026 - 17:07 WIB

Warga Sempat Hilang, Ditemukan Selamat pada Senin 25 Mei 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WIB

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Berita Terbaru

Berita Utama

Warga Sempat Hilang, Ditemukan Selamat pada Senin 25 Mei 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 17:07 WIB