Desa Kapuk Tabir Ulu Darurat PETI, Ratusan Dompeng Diduga Rusak Lingkungan

- Publisher

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARA UTAMA,Merangin – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Kapuk, Kecamatan Tabir Ulu, Kabupaten Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, dilaporkan semakin marak dan dikhawatirkan berdampak serius terhadap kerusakan lingkungan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan set dompeng rakit dan darat terlihat berjejer di area yang diketahui memiliki potensi kerusakan lingkungan yang parah.

Di balik maraknya penambangan ini, muncul nama-nama yang diduga terlibat, yakni Yasmin, Huzairi, Anas, dan Sarnubi.

Kondisi lingkungan desa Kapuk tampak porak-poranda akibat dampak aktivitas penambangan yang tidak bertanggung jawab ini. Warga setempat melaporkan bahwa aktivitas ilegal ini dibiarkan tanpa tindakan tegas, bahkan ada dugaan pembiaran dari kepala desa.

Huzairi, yang juga merupakan aparatur sipil negara (ASN) dan seorang guru di SMP Negeri 21 Merangin, menjadi sorotan karena keterlibatannya dalam aktivitas yang merusak alam itu.

Selain Huzairi, nama-nama lain seperti Sarnubi, yang menjabat sebagai kepala dusun, Yasmin, dan Anas dikaitkan dengan praktik penambangan yang semakin marak di desa ini. Aktivitas penambangan yang selama ini berlangsung ibarat “jamur” yang tumbuh di musim hujan, menunjukkan bahwa tindakan penegakan hukum terhadap pelaku seakan tak berarti.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Pengeroyokan Jurnalis, Kapolres Merangin Komitmen Proses Hukum Kades Renah Alai

Warga desa Kapuk pun mendesak aparat penegak hukum, baik dari Polsek maupun Polres, untuk segera mengambil tindakan tegas sebelum kerusakan ini semakin parah. Jika tidak, mereka meminta pada pihak Polda Jambi untuk turun langsung ke lokasi dan melakukan investigasi terkait aktivitas penambangan yang merugikan lingkungan dan masyarakat.

BACA JUGA :  PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

“Kalau dibiarkan, dampaknya bisa besar bagi desa kami. Sungai keruh, tanah rusak, dan risiko bencana meningkat,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Dengan adanya informasi ini, masyarakat Kapuk berharap agar tindakan cepat dan tepat segera diambil demi kelestarian lingkungan dan kehidupan mereka. Apakah penegakan hukum akan merespon permintaan ini? Warga menunggu langkah nyata dari aparat untuk mengatasi masalah yang telah berlarut-larut ini.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 
Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia
Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan
Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
Selain Dugaan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif, Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terindikasi Melanggar Kode Etik dan Disiplin ASN
Puncak Acara Hari Tani: Pelantikan 7 Juta Relawan Tani Indonesia
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:35 WIB

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 

Senin, 2 November 2026 - 19:08 WIB

Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Minggu, 1 November 2026 - 10:45 WIB

Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama

Berita Terbaru

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa? (sumber resmi Humas MA, dari portal berita resmi Mahkamah Agung MARINews)

Berita Utama

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Senin, 2 Nov 2026 - 18:38 WIB

Polres Metro Bekasi Identifikasi Kecelakaan Truk Molen || Sumber gambar : https://tribratanews.metro.polri.go.id/

Berita Utama

Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Senin, 2 Nov 2026 - 18:31 WIB

Chat via WhatsApp